Rabu, 22 Agustus 2012

IMPLIKASI DARI BENTUK NEGARA TERHADAP IKLIM, GEOPOLITIK, PENGELOLAAN NEGARA, DAN BATAS WILAYAH POLITIK


MEMBULAT (CIRCULAR)
Polandia,
Bentuknya hampir membulat (circular)
Merupakan negara yang memiliki  wilayah  berbentuk hampir membulat. Contoh negaranya meliputi Prancis dan Polandia.Bentuk negara yang seperti ini akan memiliki pengaruh yaitu:
a. Iklim
Ikilim yang dimiliki suatu negara bisa homogen tapi juga bisa variatif bila terdapat pada perbatasan iklim menurut garis lintang. Namun, secara keseluruhan iklim negara tersebut hampir homogen.
b. Geopolitik
Kondisi wilayah yang membulat tentunya akan memberikan keunggulan dalam hal aksesibilitas suatu negara. Ketika pusat kegiatan baik pemerintahan maupun industri dll berada di satu titik yang mudah diakses maka kekuatan interaksi dan koordinasinya kan lebih tinggi. Ketika hal itu terjadi maka negara memiliki kesatuan yang rekat dan tinggi.
Selain itu juga mengenai keberadaan sumber daya alam yang terkandung. Besar kecilnya potensi sumber daya akan sangat mempengaruhi kedudukan politiknya. Bentuk yang membulat seperti ini juga berpengaruh terhadap strategi pertahanan negaranya.
c. Pengelolaan Negara
Pengelolaan negara-negara yang membulat cenderung memusat  pada satu titik. Hal ini dikarenakan jangkauan antar wilayah dapat dikoordinasi dengan baik. Berbagai pusat kegiatan berada di kota yang telah diatur sedemikian rupa. Keberadaan sumber daya yang dalam suatu kawasan juga mempengaruhi pengelolaan negara.
d. Batas Wilayah Politik
Batas wilayah politik suatu negara tergantung dengan banyaknya negara tersebut bersinggungan dengan negara lain dan juga keterdapatan lautan. Semakin banyak perbatasan dengan negara lain maka akan semakin kompleks masalah dan interaksinya. Sedangkan batas lautan akan memepengaruhi dalam hal kekuasan yang ada di lautan yaitu hak untuk mengelola dan pemanfaatannya.

MEMANJANG VERTIKAL DAN MEMANJANG HORISONTAL 
Vietnam memanjang
Merupakan negara yang memiliki wilayah berbentuk memanjang baik secara vertikal maupun horisontal. Contoh negara yang memajang secara vertikal adalah Chile dan Vietnam. Sedangkan contoh negara yang memanjang horisontal adalah Cekoslowakia.  Wilayah ini memiliki bentuk wilayah seperti ini akan menimbulkankondisi seperti berikut:
a. Iklim
Iklim negara yang memiliki bentuk memanjang horisontal biasanya didominasi oleh satu iklim matahari. Hal ini karena negara tersebut memiliki kedudukan yang sejajar dengan garis lintang bumi sehingga negara tersebut iklimnya relatif homogen.Sedangkan untuk negara yang memanjang secara vertikal kemungkinan iklim matahari yang dimiliki bersifat heterogen. Hal ini karena bisa saja suatu negara memiliki wilayah yang sangat panjang sehingga  variasi iklimnya lebih banyak.
a. Geopolitik
Keberadaan potensi wilayah akan sangat berpengaruh pada kebijakan politik yang dimiliki. Negara yang memajang dan dipenuhi olah sumber daya yang melimpah dan bervariatif penyebarannya akan memiliki kebijakan-kebijakan tertentu demi kedudukannya di meja internasional. Selain itu, keadaan negara yang memanjang ini akan berpengaruh pada besar kecilnya kekuatan rakyat. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya interaksi antara wilayah yang ujung dan ujung yang lain. Dalam hal pertahanan negara, bentuk memajang juga sangat pengaruh dalam kebijakannya. Negara yang memanjang memerlukan pertahanan yang kuat mengingat bentuk negara tersebut panjang baik secara vertikal maupun horisontal. Adanya perbatasan dengan laut juga menambah pertahanan di wilayah perairan.
b. Pengelolaan Negara
Pengelolaan negaranya negaranya mugkin kurag memusat, hal ini karena jangkauan dari pusat pemerintahan yang jauh. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada cara pengelolaan negara. Dalam hal sumber daya, negara yang memiliki bentuk memanjang biasanya memiliki variasi sumber daya, perbedaan baik dalam jenis dan persebaranya akan mempengaruhi dalam hal pengelolaan menyangkut pembangunan dan pengembangan wilayah.
c. Batas Wilayah Politik
Negara yang memanjang tentunya memiliki banyak keuntungan maupun kerugian. Apabila negara tersebut lansung berbatasan dengan lautan tentunya akan berpengaruh pada bertambahnya suatu potensi sumber daya yang bersumber dari lautan. Namun, di sisi lain bila negara yang memajang tersebut berbatasan dengan banyak negara tentunya masalah negara tersebut akan semakin kompleks mengingat banyaknya hubungan dan interaksi yang terjadi antara kedua negara. Maka dalam penetapan perjanjian dengan negara lain harus dapat menguntungkan kedua belah pihak.

CONTOH NEGARA YANG TIDAK KOMPAK
Indonesia Contoh negara Kepulauan/Fragmental
1. FRAGMENTAL (kepulauan)
- Indonesia
- Filipina
- Jepang
2. TERPECAH. Contoh negara yang memiliki bentuk broken shape adalah:
- Malaysia
- Brunai Darussalam
3. TERSEBAR. Negara yang memiliki bentuk tersebar yaitu:
- Amerika
4. LINGKAR LAUT(circum marine)
- Taiwan
- Madagaskar
- Singapura

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar