Jumat, 11 November 2016

Firegate: Piramida Gunung Padang by Rizki Ridyasmara; Another Fiction I Think...

"Ya, sejauh apapun saya pergi, berapa banyak bahasa yang saya pelajari, dan berapapun budaya yang saya tahu, saya tetap Indonesia"
_aiana_
 

Firegate: Piramida Gunung Padang
by Rizki Ridyasmara
Gramedia Widiasarana Indonesia 
Agustus 2016 
274 halaman
ISBN
9786023756162

Piramida Gunung Padang adalah piramida tertua di dunia. Usianya dua kali lipat lebih dahulu ada dibanding Piramida Giza di Mesir. Hasil uji laboratorium Beta-Analytic di Miami, AS, sebuah laboratorium rujukan utama arkeolog dunia, membuktikan hal itu. Walau masih diselimuti kabut misteri yang pekat, piramida yang berada di tanah Pasundan ini perlahan mulai membuka diri.
Proyek eskavasi yang digagas pemerintah, tragedi demi tragedi yang terjadi, akhirnya mempertemukan Doktor Arni (arkeolog senior yang rasionalis), Tomo (jurnalis investigatif yang skeptik), dan Guntur (paranormal kondang murah senyum) untuk bersatu melawan kekuatan gelap yang tersimpan di dalam perut
piramida yang ada di Cianjur, Jawa Barat ini.
Apa sesungguhnya yang tersimpan di dalam perut piramida tertua di dunia ini? Benarkah Piramid Gunung Padang merupakan penjara bagi Dajjal, raja iblis, yang akan muncul di akhir zaman? Benarkah akhir dunia akan berawal dari Nusantara, sebagaimana peradaban umat manusia yang memang berasal dari tanah ini?

Kamis, 20 Oktober 2016

Your Heart (Lovasket #4)

"Hidup adalah sebuah pilihan. Kemana pun pilihan kita di jatuhkan di sanalah kita harus menerima segala konsekuensinya. Baik-buruk, benar-salah, hidup-mati. Tidak ada yang tahu sampai kita memilihnya sendiri."AI_17 Oktober 2016


Judul

Your Heart (Lovasket #4)
Penulis
Luna Torashyngu
Penerbit
Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit
Agustus 2013
Jumlah Halaman
328 Halaman 
ISBN13
9789792297430


Vanya punya hampir semua yang diinginkan cewek-cewek seusianya. Cantik, langsing, jago nari, dan bisa nyanyi. Karena itulah dia terpilih menjadi anggota VENUS, girl band yang sedang naik daun. Tapi semua itu ternyata nggak membuat Vanya bahagia. Sebenarnya hanya satu keinginan Vanya, yaitu bermain basket. Sayang, dia nggak gampang mewujudkannya karena dilarang keras oleh mamanya tanpa alasan yang jelas.
Vega adalah kapten tim basket cewek SMA Charisty. Sebagai kapten, Vega tentu saja berusaha agar timnya bisa berprestasi. Kata “menyerah” nggak ada dalam kamus Vega. Dengan berbagai cara dia berusaha mewujudkan cita-citanya, termasuk merekrut pemain baru agar tim basket cewek SMA Charisty bisa berprestasi dalam kejuaraan basket antar-SMA se-Jabodetabek. Salah satu pemain yang coba direkrutnya adalah Vanya.
Mulanya Vanya menolak masuk tim. Tapi suatu peristiwa tragis menimpa Vega. Kini Vanya harus memilih: kariernya sebagai penyanyi, atau menggantikan posisi Vega?

Sabtu, 15 Oktober 2016

Loveasket #3; The Final Game novel by Luna Torashyngu

"Kita semua punya mimpi, kita semua juga pernah harus kehilangan semua mimpi. Tapi semua itu tak masalah, selama kita masih mau bermimpi."
AIANA _ 14 Oktober 2016


Judul
Loveasket #3; The Final Game
Penulis
Luna Torashyngu
Penerbit
Gramedia
Tahun Terbit
2011
Jumlah Halaman
376 Halaman
ISBN
9789792277623

Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira, yang bergabung dengan klub baru yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.
Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!
Untunglah ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.
Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?

[Review dan Giveaway] You Are My Moon by Rompaeng


"Hidup akan lebih mudah dan menyenangkan jika masing-masing orang memandangnya dengan sederhana. Toh kita tidak perlu terlalu lama bersedih jika banyak alasan untuk bahagia"
AI_8 Oktober 2016


Judul           : You Are My Moon
Penulis         : Rompaeng
Penerbit       : Penerbit Haru
Tahun Terbit : September 2016
Jumlah Hal   : 296 Halaman
ISBN             : 978-602-7742-81-9

Darika
Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.

Juntharakan

Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blakblakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Tapi, kenapa jantung Juntharakan selalu berdetak lebih kencang ketika berdekatan dengan gadis itu? 
Hai semua!
Seperti mendapat udara segar rasanya ketika selesai membaca novel ini. Benar-benar karya yang sungguh halus dan sangat empuk untuk dibaca. Apa saya berlebihan? Sepertinya tidak. Sebelum membaca cuap-cuap saya lebih jauh, mari intip ceritanya terlebih dahulu.
Bagi Darika, cinta sejati itu tidak pernah ada. Kalau ada, tidak mungkin Ayahnya menceraikan ibunya dan membiarkan Darika tinggal bersama kakeknya di kompleks pemakaman. Tidak, Darika tidak membenci kondisinya saat ini, Darika hanya tidak percaya terhadap cinta. 
"...seandainya aku harus menikah, aku hanya akan memilih suami yang kaya . Itu cukup bagiku.." hal 9.
Darika sudah memutuskan, tapi pemikirannya tiba-tiba saja tergoyahkan saat bertemu Juntharakan. Bangsawan itu tidak hanya kaya, namun ia juga sangat tampan dan sopan. Tidak hanya itu saja, Darika juga ditawari pekerjaan sebagai sekretaris pribadinya dengan bayaran lebih. Bagaimana Darika tidak tergoda? Memiliki gaji besar dan yang lebih penting adalah bos yang sangat tampan! Semua wanita pasti iri dengannya. 

Juntharakan menemukan cara untuk mengusir Pitchaya dari kehidupannya. Wanita itu menyeramkan, apalagi ketika ia masih istri dari sepupumu sendiri dan berniat menggodamu. Akhirnya Juntharakan memutuskan untuk menjadikan Darika sebagai sekretarisnya. Gadis itu cerdas, jujur, berani, dan yang jelas bisa menyelamatkannya dari Pitchaya. Juntharakan semakin merasa nyaman dengan Darika saat menyadari bahwa sifat aneh dan blak-blakan Darika mirip sekali dengan ibunya. 

Satu-satunya masalah di novel ini adalah keberadaan Pitchaya. Kemunculannya adalah pertanda bahaya sekaligus twist yang sangat konyol. Banyak kejadian lucu saat Darika maupun Juntharakan berhadapan dengannya. Selain masalah pokok ini, masalah lain adalah kesalahpahaman antara Darika dan Juntharakan. Darika cenderung munafik dan membohongi dirinya sendiri (?) atau lebih tepatnya Darika berusaha keras melindungi dirinya sendiri? Apa yang akan kita lakukan ketika kita jatuh cinta pada seseorang yang kelasnya begitu jauh dari kita? Juntharakan seorang bangsawan kaya sedangkan Darika hanya gadis miskin dari desa. Bahkan bagi Darika, memikirkan bahwa Juntharakan  akan jatuh cinta padanya pun terlalu sangat muluk. Oleh karena itu, Darika lebih memilih memendam perasaannya. 

Memang semboyan "witing tresno jalaran seko kulino (cinta itu karena terbiasa)" itu tidak mitos belaka. Juntharakan, perlahan tapi pasti ia mulai menaruh perhatian lebih pada Darika. Tapi karena ia tidak tegas dengan perasaannya, ia terperangkap pada asumsinya sendiri. Ia merasa bahwa Darika mencintai orang lain dan tidak sekalipun tertarik padanya. Juntharakan menjadi sangat labil di akhir cerita. Ia seolah berperang dengan batinnya sendiri. Apa mungkin karena ini kali pertamanya ia dekat dengan seorang wanita sehingga sangat kesulitan memahami Darika?

Cerita antara Juntharakan dan Darika bagi saya sangatlah manis. Keduanya seolah melengkapi satu sama lain. Ending dari novel ini juga dramatis! Saya sendiri sudah menyangka endingnya bakal konyol! Banyak sekali tokoh yang menyenangkan di sini. Saya pribadi tertarik dengan ibunya Juntharakan . Ibunya sangat terbuka dan tidak memandang orang lain dari status dan latar belakangnya. Beliau menjadi spesies langka dalam novel ini. Akan lebih menyenangkan jika bisa membaca lebih banyak kisah ayah dan ibu Juntharakan . Hehe.

Kendala yang saya alami adalah melafalkan nama tokoh. Lidah saya ketekuk-tekuk rasanya saat melafalkan tokoh-tokoh dalam novel ini. Maklum pertama kalinya saya baca thai-novel. Saya juga kurang mengerti gelar kebangsawanan Thailand dan hanya bisa membayangkannya dari footnote yang ada di novel ini. Penerjemahannya begitu halus dan sangat menyenangkan untuk dibaca. Selebihnya novel ini sempurna. 9/10 deh dari saya.
"Kita tidak bisa mengendalikan orang lain untuk berfikir atau melakukan sesuatu. Tapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri. Meskipun sangat sulit. Anggap saja bahwa semua yang memiliki awal akan menghilang setelah tinggal bersama kita" Darika_Hal 220 

Happy Reading!!



------^_^------
Saatnya giveaway!

1. Follow blog ini melalui email atau GFC hanya dengan klik Ikuti!
2. Follow akun twitter penerbit haru @penerbitharu dan saya @anaindriyani
3. Promosikan giveaway ini di twitter kalian (fb juga boleh bagi yang tidak punya twitter aku Fb saya--> Ana Indriyani) dan jangan lupa mention saya dan penerbit haru serta hastag #YouAreMyMoon
4. Jawab pertanyaan diblog ini:
"Jika teman-teman berada pada posisi jatuh cinta pada seseorang yang seharusnya tidak boleh/pantas kita cintai (misal: levelnya lebih tinggi, pacarnya teman, istri/suami teman, saudara, dll). Apa yang akan kalian lakukan? "
5. Tuli jawaban kalian dengan format
Nama:
Twitter/fb:
Link promosi:
Jawaban:

Jawaban saya tunggu sampai dengan tanggal 21 Oktober 2016 pukul 23.59 WIB. Pengumuman akan di sampaikan melalui blog ini dan twitter saya 2-3 hari setelah Giveaway ini ditutup. terimaksih!
ikuti blogtour dan giveaway lainnya di blog-blog berikut!





_Update_

Sudah diumumkan ya, pemenang GA di blog saya atas nama
Nicky Rysta Pratiwi 
@Nickyrista
selamat!
yang belum beruntung jangan berkecil hati. beberapa pasti ada yang ke mention di host lainnya! hehe
Terimaksih atas pertisipasinya! Selamat bertemu di blogtour di kesempatan lainnya!    

Rabu, 05 Oktober 2016

Sukuh: Misteri Portal Kuno Di Gunung Lawu

Percaya atau tidak percaya adalah hak masing-masing individu. Bagi saya pemahaman baru itulah yang penting. Dari ketidaktahuan saya inilah yang membuat saya mulai penasaran untuk “membaca” lebih banyak lagi tentang Nusantra, “membaca” lagi sejarah negeri ini.
AIANA_4 Oktober 2016

Judul
Sukuh: Misteri Portal Kuno Di Gunung Lawu
Penulis
Rizki Ridyasmara
Penerbit
Grasindo
Tahun Terbit
April 2016
ISBN
9786023754243 
Jumlah Halaman
349 halaman 



Sebuah portal masuk ke dimensi lain dan juga waktu (Vortex Gate) dipercaya tersimpan jauh di dalam perut Gunung Lawu—salah satu wilayah paling mistis di Pulau Jawa. Dalam salah satu frasa pembuka novel The Lost Symbol, secara tersirat Dan Brown menuliskan hal itu. Adalah fakta jika pada 1995, NASA menjejak sebuah sinar putih misterius di luar angkasa yang memancar dari daerah ini. Koordinat portal kuno jadi rebutan. Portal yang diyakini akan membuka kebohongan-kebohongan sejarah Nusantara.
Novel ini menyodorkan kejutan demi kejutan yang akan menyentak wawasan kita, hingga sejarah mau tidak mau harus ditulis ulang. Ikuti petualangan Doktor Grant di Gunung Lawu setelah petualangan pertamanya dalam menyingkap misteri simbol-simbol iblis di Jakarta.
Sukuh, dan tiga situs besar lainnya di Gunung Lawu, akanmembuka misteri sejarah para leluhur Nusantara, tempat peradaban manusia di bumi berasal. Banggalah menjadi anak- anak Nusantara!

Rabu, 31 Agustus 2016

Pantai Klayar; Yang katanya Ada Seruling Samudranya

"Jika berbicra tentang warisan alam, yang bisa saya bayangkan adalah nilainya dan nilainya warisan alam itu tidak terbeli, tidak tebaharui, karena dalam jejaknya ia memiliki sejarah penting yang menjadi saksi puluhan bahkan ratusan generasi sebelum kita."
Pantai Klayar, 14 Agustus 2016
Cukup Meninggalkan Jejak
Seperti dalam dunia dongeng anak-anak tempat ini bagi saya. Saya lebih banyak mendengar keelokan dan keindahan pantai ini dari teman dan melihatnya dari berbagai media sosial. Selebihnya hanya banyangan. Akhirnya saya nyasar juga sampai sini. Tuh kan, nggak direncanakan tiba-tiba saja saya sudah sampai di Kecamatan Donorojo, tepatnya di Desa Kalak, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dan cerita pantai ini tidak hanya menjadi dongeng pengantar tidur saya.

Minggu, 28 Agustus 2016

Pantai Banyu Tibo; Eksotisme Pantai ber-Air Terjun Part 2

"Langit siang ini begitu cerah, cahaya matahari terasa begitu hangat menerpa raga bercampur sepoinya angin dari samudra, deburan ombak tak kalah indah berjalinan dengan suara air terjun yang menyatu menjadi simfoni sempurna karya Pemilik Semesta Alam."
Pantai Banyu Tibo, 14 Agustus 2016
Air Terjun yang ada di Pantai Banyu Tibo
Saya menyasarkan diri saya sendiri, batin saya, apa karena saya memakai nama "komunitas anak nyasar" ini seolah menjadi kutukan ya? Entah kenapa, tapi pasti ada-ada saja kejadian nyasar di hampir setiap perjalanan saya.

Minggu pagi itu saya janjian jam 7 pagi untuk liburan. Saya sempat heran, tumben pagi sekali, kita kan hanya akan pergi ke Gunung Kidul? Saya lantas mempacking tas saya lengkap dengan baju cadangan apabila insting nyebur saya tiba-tiba di bangkitkan dan wussss akhirnya saya berangkat juga lewat jalan cangkringan. Ah sekarang saya seneng sekali lewat jalan ini ketika bertamasya dengan tujuan Gunung Kidul dan sekitarnya, jauh dari kemacetan hanya digantikan banyak truk yang kadang berlalu-lalang.

Sabtu, 27 Agustus 2016

Museum Kars Indonesia; Akhirnya Tanpa Sengaja Mampir Juga

 "Kekayaan Geoheritage Indonesia itu sangat luar biasa. Bagaikan pasir di pantai, tak terhitung berapa kali kita harus mensyukurinya."
Museum Karst Indonesia, 14 Agustus 2016

Gerbang Depan Museum Karst Indonesia
 Akhirnya....

Tanpa sengaja saya mampir juga di Museum Karst Indonesia, museum karst terbesar se Indonesia bahkan Asia Tenggara. Akhirnya goole maps saya bermanfaat juga karena saat saya sedang mencari rute Jogja-Pacitan saya disarankan untuk lewat Pracimantoro yang merupakan kawasan di bangunnya museum ini. Saya pun sedikit merengek minta mampir mumpung lewat sekalian. hehe...

Jumat, 12 Agustus 2016

Review Novel Terjemahan Korea; Letterbox 110 by Lee Do Woo

"Bagiku belajar cinta itu tidak akan pernah tuntas, ia adalah benih, yang akan tumbuh selamanya, mati pun ia akan kembali bertunas di benih selanjutnya" 
AI_11 Agustus 2016


Judul : Letterbox 110
Penulis : Lee Do Woo
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: Februari 2016
Jumlah Halaman : 492 halaman
ISBN: 978-602-7742-72-7

Belajar tentang cinta, Letterbox 110 ini adalah novel yang mengajarkan banyak tentang cinta. Perbedaan pandangan terhadap pemahaman cinta dan mencintai menjadi topik utama yang menaungi kedua tokoh utama. 
Jinsol yang tidak suka kerumitan dan hanya ingin hidup yang sederhana dan Geon yang memiliki masalah rumit dengan percintaannya. Mereka berdua dipertemukan dalam satu atap gedung kerjanya, membuat apa yang mereka yakini menjadi begitu abu-abu. Jinsol yang ingin menjalani cinta sederhana pun terjebak dalam kehidupan cinta Geon yang begitu rumit sehingga membuatnya berulang kali menjadi pengecut dan melarikan diri dari Geon. Geon yang awalnya tidak menyangka cinta itu akan menghampiri dirinya, justru tidak menyadari bahwa hatinya telah tercuri oleh Jinsol.

Rabu, 03 Agustus 2016

Review Tambora; Letusan Raksasa Dari Indonesia

Judul: Tambora; Letusan Raksasa Dari Indonesia
Penulis: Gillen D'Arcy Wood
Penerbit: Chance Imprint PT. Zaytuna Ufuk Abadi
Cetakan : I, Februari 2015
Jumlah Halaman : 350 halaman
ISBN: 978-602-1139-80-6

Ini adalah pertama kalinya saya mereview buku non-fiksi. Mencoba mengabadikan apa yang saya peroleh dari buku ini ke dalam catatan kecil saya ini.

Buku yang fantastis!

Jika kita adalah orang Indonesia maka kita akan melihat dari luar bagaimana dampak erupsi salah satu gunung di Indonesia ini bagi dunia. Buku ini menceritakan betapa Tambora memberikan dampak yang luar biasa terhadap dunia. Dampaknya tidak hanya dari segi fisik namun juga ke kejiwaan manusia pada tahun tanpa musim panas 1815.
Indonesia masih dijajah, budaya tulis menulis masih sangat rendah sehingga jejak tentang letusan besar di Indonesia ini sangat minim sekali. Raffles, yang kala itu berada di Hindia-Belanda pun meninggalkan sedikit sekali catatan tentang erupsi Tambora. Mengubur catatan tentang ribuan korban yang meninggal di tanah Sumbawa. 

Rafting Sungai Elo, Sudah Berlalu Rasanya Masih Ngilu

Setiap kesempatan yang datang itu rumusnya satu. Get and grab it! Jika kita tak mencoba kita tidak akan berani, jika kita tidak merasakan kita tidak akan tahu, jika tidak sekarang kita belum tahu kapan dia akan datang lagi, jika, jika, jika, jika... dan jika lainnya sampai kita sadar bahwa "jika" adalah wujud dari penyesalan di kemudian hari__AI@Magelang, 31 Juli 2016

Judulnya "Masih" Teman 
Prolog yang galau menurut saya, yah, itulah kisah "jika". Saya menulisnya karena akhirnya "jika" tidak lagi menjadi penyesalan. Sudah dari semester ke dua saya kuliah (2011) saya ingin rafting tapi hanya berakhir dengan "jika" akibat penundaan yang terus saya lakukan. Jadi kenyasaran saya di lingkaran "jika" ini berkurang satu sekarang.

Hmm.. saya pikir blog saya ini akan menjamur dan dipenuhi oleh kutu buku saking lamanya nggak update perjalanan. Faktor kemalasan dan kesibukan saya untuk bermalas-malasan adalah alasan utamanya. hahaha. Lets just stop here!!

Hari ini, saya bukan muter-muter nyasar di jalanan tapi mencoba nyasar di sepanjang sungai elo. Bersama teman-teman saya mulai dari teman hidup, teman kerja, teman main, sampai dengan teman yang baru datang entah dari dunia mana dan siapa namanya, kami yang berjumlah 17 orang ini berkumpul di sebuah rumah makan Limasan di jalan arah Borobudur. Mau apa? Mau diceburin di sungai elo oleh temen-temen dari Mendut Rafting.

Sabtu, 21 Mei 2016

Mandarin Novel; The Stolen Years by Ba Yue Chang An

Cover Novel
"Aku mengira semua kesialan dan kegagalan itu tidaklah selalu buruk, setidaknya ia memberimu kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya "
(AI 21 Mei 2016)



Judul : The Stolen Years
Penulis : Ba Yue Chang An
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 344 halaman
Tahun terbit: January 2016
Original Title : It Was Stolen Five Years (terjemahan mandarin)
ISBN : 9786027742666




Benarkah waktu dapat mengikis perasaan cinta? Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit dan sudah bercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akan lima tahun terakhirnya. Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang membencinya. Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan dan ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
He Man kehilangan ingatannya selama lima tahun terakhir, ia tak mengerti sama sekali ketika ia mendapati dirinya telah bercerai dengan suami yang sangat ia cintai Xie Yu. Lalu apa yang menyebabkan ia bisa menceraikan orang yang sangat ia cintai dan apa yang membuat mereka tidak mampu mempertahankan pernikahan mereka?

Kamis, 31 Maret 2016

Review Novel Terjemahan Korea; Moon in the Spring by Hyun Go Wun

“merubah orang lain itu tidaklah mudah, karena saat itu tanpa kita sadaripun, diri kita juga ikut berubah” AI 30 Maret 2016

Judul: Moon in the Spring

Penulis: Hyun Go Wun


Penerbit : Penerbit Haru

Jumlah Halaman: 405 halaman

Tahun Terbit: September, 2014 

ISBN : 9786027742390



Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi.

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian….
Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?
Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.
Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?
Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.

Jumat, 25 Maret 2016

Kebuh Teh Gracia; Mencicipi (lagi) Luasnya Perkebunan Teh Sambil Leyeh-leyeh

Kebun Teh Kebun Teh Kebun Teeehhh !!!

Destinasi ke dua masih di Lembang yaitu di kebun Teh Gracia. Tak jauh dari Tangkuban Prahu, belok ke arah kiri di pertigaan pertama setelah TPR gunung (arah dari dalam taman nasional) dan kita kan menuju ke Kebun Teh Gracia, heem menurut literatur yang saya baca sih, ini masih satu kompleks dengan resort dan SPA. Tapi jangan berharap dulu, saya tidak sekaya itu untuk bersantai di resort dan menikmati kolam pemandian air panas. hiks...

Satu hal yang aneh adalah sepanjang perjalanan yang saya lihat adalah iklan sate kambing (biasa), sate kelinci (khas daerah pegunungan) dan sate biawak! Oh my God baru denger kali ini sate biawak saya. Rasanya kek apa coba? Banyangin biawaknya aja sudah membuat bulu kuduk meremang luar biasa apalagi makan dagingnya? Tapi yang menjadi pertanyaan ini biawak hasil budidaya atau biawak hasil buruan ya? Kalau buruan kok banyak sekali yang jual? Apa nggak punah tuh? Dan setelah terbengong-bengong mengagumi warung sate ini akhirnya kami sampai di kebun teh, uaah luas sekali.

Selasa, 22 Maret 2016

Tangkuban Prahu, Lembang; Mencicipi Rasa Puncak Gunung

"Langkahku terhenti dalam titian panjang kisah hidup sang ilahi. Merasakan rasa 'mampir ngombe' yang sebenarnya, mencicipi kenikmatan-Nya dalam bayang semesta. Alangkah indah susana gunung yang telah berlalu begitu saja dalam beberapa musim ini, dan aku hanya bisa terus merindu dalam rasa haru. Dan di sini, juluran jemariku seolah mampu menebus rasa itu." Tangkuban Perahu, 29 Februari 2016 @AI
Kawah Gunung Tangkuban Perahu

Hari ke dua di Bandung, sepertinya hari ini adalah hari yang panjang, banyak sekali nama tempat dalam agenda yang saya terima. Waktu masih subuh, matahari pun masih malu menampakkan sinarnya. Saya mengintip sejenak ke jendela di lantai tiga dan melihat awan mendung menggantung di sepanjang langit Bandung. Ah sepertinya hari ini matahari juga tidak akan menampakkan sinarnya, dalam hati hanya bisa berdoa setidaknya hari ini tidak hujan karena kami akan pergi ke Lembang.