Kamis, 08 Juni 2017

Museum Mini Sisa Hartaku; Belajar Percaya Dengan Kenyataan

"Manusia sering sombong berdiri di atas bumi yang bukan milikinya,maka jangan salahkan bumi jika mereka berdiri diatas apa yang memang menjadi miliknya"
- AI -
Koleksi Museum Mini Sisa Hartaku
Saya selalu menghela nafas panjang jika melewati jalur menuju museum ini. Ingatan saya kembali ke tahun sebelum letusan merapi tahun 2010. Saya sudah cukup besar waktu itu untuk meningat setiap detail wilayah yang kini rata. Tidak ada yang tersisa di sana kecuali kengerian akan hari-hari tanpa kehidupan itu. Hanya pengingat untuk membuat kita eling lan waspada.

Senin, 15 Mei 2017

Lava Tour Merapi; Tidak Hanya Sebatas Wacana

Bungker Kaliadem

"Teman adalah sebuah mimpi. Datang dan perginya tidak dapat kita tolak maupun kita harapakan, mereka ada saat kita benar-benar membutuhkan. Tapi kita juga tidak bisa mengatakan bahwa mereka tidak pernah ada."
AI_1 Mei 2017

Sudah lama sekali sepertinya tidak berjumpa dengan teman-teman saya yang satu ini para (keluarga) edukator museum. Berawal dari suatu malam ketika kami menyesap secangkir kopi bersama, kami mencetuskan untuk trip bersama. Trip yang tidak terlalu jauh, namun sangat berkesan. Saat itulah kami memutuskan untuk melakukan Lava Tour di kaki bukit Gunung Merapi.

Tim yang rapuh, banyak yang meragukan apakah kita benar-benar akan melakukannya. Sebuah guyonan yang sangat garing karena kebanyakan acara yang kita buat berujung menjadi wacana. Menyedihkan mengingat aktivitas kami yang berbeda. Akhirnya setelah memberi tahu melalui japrinan. Berangkatlah 12 orang yang lagi-lagi dipertemukan oleh keinginan yang sama. Menikmati hidup, bersenang-senang, sekaligus bersilaturahmi.

Rabu, 26 April 2017

Tentang Kamu novel by Tere Liye; Iklaslah, maka Kehiklasan itu akan Merengkuhmu dalam Kedamaian

"Keikhlasan itu memang hal yang sulit, tapi sulit tidak berarti tidak mungkin... Namun, benar adanya, bahwa selama kita ikhlas, maka yang kita punya adalah kebahagiaan pernah mengalaminya."
AI 21 April

Judul : Tentang Kamu
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika 
Tebal Buku : 524 hal
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2016

Sinopsis
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. 
Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. 
Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.


Saya berkali-kali jatuh cinta. Entah apa genre saya sebenarnya, tapi Tere-Liye tidak pernah atau setidaknya belum pernah mengecewakan saya. “Tentang Kamu” ini menjadi salah satu cerita yang sangat menyentuh hati.

Rabu, 05 April 2017

Museum Monumen Kesatuan Pergerakan Wanita; Sebuah Makna di Balik Hari Ibu


“Terlahir sebagai seorang wanita, bersamaan dengan itu pulalah terlahir juga bersamanya kewajiban untuk menjaga...”
~AI~

Kalimat saya terhenti, menjaga apa?

Dan saya membiarkan pertanyaan itu menggantung di benak masing-masing manusia yang terlahir sebagai wanita. Sebanyak apapun tulisan saya, kalimat itu tidak akan pernah terselesaikan seperti layaknya kasih sayang ibu. Seperti layaknya air yang mengalir, roda yang berputar, tidak akan pernah berhenti sampai kewajibannya terpenuhi.

Senin yang sepi, hari liburan saya yang berharga saya habiskan dengan berjalan-jalan di museum. Setelah dua tahun, saya baru bisa ke Museum Monumen Kesatuan Pergerakan Wanita sekarang (2017).  Museum ini lokasinya ada di JL. Adisucipto No. 88, kompleks Gedung Mandala Bakti Wanitatama tepatnya di Gedung Srikandi.

Senin, 06 Maret 2017

Curug Banyunibo; Seri Perjalanan Menembus Hujan Part 1

“Saya sepertinya banyak sekali melihat dunia. Tapi saya tak peduli seberapa banyaknya itu ketika ada orang yang ada di samping saya. Tempat yang sama tapi selalu berbeda rasa tergantung dengan siapa kita bersama.”
AI _21 Februari 2017

Curug Banyunibo, dingin-dingin sejuk
Tempat yang jarang dikunjungi, tempat yang sulit dijangkau, jalan yang belum pantas di sebut sebagai jalan. Sepertinya kalimat-kalimat itu bukanlah hal yang asing  bagi saya. Tapi hari ini saya nekat. Saya yang biasa blusukan dengan roda dua kali ini mengambil keputusan dengan jalan menggunakan roda empat. Bukan saya nyombong, tapi karena beberapa faktor yaitu hujan dan juga penumpang. Kali ini saya tidak berdua melainkan bersama keluarga. Ecieee....

Hari Senin, eh bukan berarti saya bolos kerja loh ini. Semenjak saya dipindahkan tempat, saya mendapat jatah libur hari senin. Di mana semua orang mulai bermalas-malasan menghadapi hari Senin, saya justru sebaliknya. Bersemangat sekali ketemu hari Senin. Nah loh! Gimana rutinitas saya tuh nantinya. Saya kali ini bertamasya memanfaatkan hari Senin. Semoga sepi! Haha

Jumat, 11 November 2016

Firegate: Piramida Gunung Padang by Rizki Ridyasmara; Another Fiction I Think...

"Ya, sejauh apapun saya pergi, berapa banyak bahasa yang saya pelajari, dan berapapun budaya yang saya tahu, saya tetap Indonesia"
_aiana_
 

Firegate: Piramida Gunung Padang
by Rizki Ridyasmara
Gramedia Widiasarana Indonesia 
Agustus 2016 
274 halaman
ISBN
9786023756162

Piramida Gunung Padang adalah piramida tertua di dunia. Usianya dua kali lipat lebih dahulu ada dibanding Piramida Giza di Mesir. Hasil uji laboratorium Beta-Analytic di Miami, AS, sebuah laboratorium rujukan utama arkeolog dunia, membuktikan hal itu. Walau masih diselimuti kabut misteri yang pekat, piramida yang berada di tanah Pasundan ini perlahan mulai membuka diri.
Proyek eskavasi yang digagas pemerintah, tragedi demi tragedi yang terjadi, akhirnya mempertemukan Doktor Arni (arkeolog senior yang rasionalis), Tomo (jurnalis investigatif yang skeptik), dan Guntur (paranormal kondang murah senyum) untuk bersatu melawan kekuatan gelap yang tersimpan di dalam perut
piramida yang ada di Cianjur, Jawa Barat ini.
Apa sesungguhnya yang tersimpan di dalam perut piramida tertua di dunia ini? Benarkah Piramid Gunung Padang merupakan penjara bagi Dajjal, raja iblis, yang akan muncul di akhir zaman? Benarkah akhir dunia akan berawal dari Nusantara, sebagaimana peradaban umat manusia yang memang berasal dari tanah ini?

Kamis, 20 Oktober 2016

Your Heart (Lovasket #4)

"Hidup adalah sebuah pilihan. Kemana pun pilihan kita di jatuhkan di sanalah kita harus menerima segala konsekuensinya. Baik-buruk, benar-salah, hidup-mati. Tidak ada yang tahu sampai kita memilihnya sendiri."AI_17 Oktober 2016


Judul

Your Heart (Lovasket #4)
Penulis
Luna Torashyngu
Penerbit
Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit
Agustus 2013
Jumlah Halaman
328 Halaman 
ISBN13
9789792297430


Vanya punya hampir semua yang diinginkan cewek-cewek seusianya. Cantik, langsing, jago nari, dan bisa nyanyi. Karena itulah dia terpilih menjadi anggota VENUS, girl band yang sedang naik daun. Tapi semua itu ternyata nggak membuat Vanya bahagia. Sebenarnya hanya satu keinginan Vanya, yaitu bermain basket. Sayang, dia nggak gampang mewujudkannya karena dilarang keras oleh mamanya tanpa alasan yang jelas.
Vega adalah kapten tim basket cewek SMA Charisty. Sebagai kapten, Vega tentu saja berusaha agar timnya bisa berprestasi. Kata “menyerah” nggak ada dalam kamus Vega. Dengan berbagai cara dia berusaha mewujudkan cita-citanya, termasuk merekrut pemain baru agar tim basket cewek SMA Charisty bisa berprestasi dalam kejuaraan basket antar-SMA se-Jabodetabek. Salah satu pemain yang coba direkrutnya adalah Vanya.
Mulanya Vanya menolak masuk tim. Tapi suatu peristiwa tragis menimpa Vega. Kini Vanya harus memilih: kariernya sebagai penyanyi, atau menggantikan posisi Vega?

Sabtu, 15 Oktober 2016

Loveasket #3; The Final Game novel by Luna Torashyngu

"Kita semua punya mimpi, kita semua juga pernah harus kehilangan semua mimpi. Tapi semua itu tak masalah, selama kita masih mau bermimpi."
AIANA _ 14 Oktober 2016


Judul
Loveasket #3; The Final Game
Penulis
Luna Torashyngu
Penerbit
Gramedia
Tahun Terbit
2011
Jumlah Halaman
376 Halaman
ISBN
9789792277623

Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira, yang bergabung dengan klub baru yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.
Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!
Untunglah ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.
Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?

[Review dan Giveaway] You Are My Moon by Rompaeng


"Hidup akan lebih mudah dan menyenangkan jika masing-masing orang memandangnya dengan sederhana. Toh kita tidak perlu terlalu lama bersedih jika banyak alasan untuk bahagia"
AI_8 Oktober 2016


Judul           : You Are My Moon
Penulis         : Rompaeng
Penerbit       : Penerbit Haru
Tahun Terbit : September 2016
Jumlah Hal   : 296 Halaman
ISBN             : 978-602-7742-81-9

Darika
Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.

Juntharakan

Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blakblakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Tapi, kenapa jantung Juntharakan selalu berdetak lebih kencang ketika berdekatan dengan gadis itu? 
Hai semua!
Seperti mendapat udara segar rasanya ketika selesai membaca novel ini. Benar-benar karya yang sungguh halus dan sangat empuk untuk dibaca. Apa saya berlebihan? Sepertinya tidak. Sebelum membaca cuap-cuap saya lebih jauh, mari intip ceritanya terlebih dahulu.
Bagi Darika, cinta sejati itu tidak pernah ada. Kalau ada, tidak mungkin Ayahnya menceraikan ibunya dan membiarkan Darika tinggal bersama kakeknya di kompleks pemakaman. Tidak, Darika tidak membenci kondisinya saat ini, Darika hanya tidak percaya terhadap cinta. 
"...seandainya aku harus menikah, aku hanya akan memilih suami yang kaya . Itu cukup bagiku.." hal 9.
Darika sudah memutuskan, tapi pemikirannya tiba-tiba saja tergoyahkan saat bertemu Juntharakan. Bangsawan itu tidak hanya kaya, namun ia juga sangat tampan dan sopan. Tidak hanya itu saja, Darika juga ditawari pekerjaan sebagai sekretaris pribadinya dengan bayaran lebih. Bagaimana Darika tidak tergoda? Memiliki gaji besar dan yang lebih penting adalah bos yang sangat tampan! Semua wanita pasti iri dengannya. 

Juntharakan menemukan cara untuk mengusir Pitchaya dari kehidupannya. Wanita itu menyeramkan, apalagi ketika ia masih istri dari sepupumu sendiri dan berniat menggodamu. Akhirnya Juntharakan memutuskan untuk menjadikan Darika sebagai sekretarisnya. Gadis itu cerdas, jujur, berani, dan yang jelas bisa menyelamatkannya dari Pitchaya. Juntharakan semakin merasa nyaman dengan Darika saat menyadari bahwa sifat aneh dan blak-blakan Darika mirip sekali dengan ibunya. 

Satu-satunya masalah di novel ini adalah keberadaan Pitchaya. Kemunculannya adalah pertanda bahaya sekaligus twist yang sangat konyol. Banyak kejadian lucu saat Darika maupun Juntharakan berhadapan dengannya. Selain masalah pokok ini, masalah lain adalah kesalahpahaman antara Darika dan Juntharakan. Darika cenderung munafik dan membohongi dirinya sendiri (?) atau lebih tepatnya Darika berusaha keras melindungi dirinya sendiri? Apa yang akan kita lakukan ketika kita jatuh cinta pada seseorang yang kelasnya begitu jauh dari kita? Juntharakan seorang bangsawan kaya sedangkan Darika hanya gadis miskin dari desa. Bahkan bagi Darika, memikirkan bahwa Juntharakan  akan jatuh cinta padanya pun terlalu sangat muluk. Oleh karena itu, Darika lebih memilih memendam perasaannya. 

Memang semboyan "witing tresno jalaran seko kulino (cinta itu karena terbiasa)" itu tidak mitos belaka. Juntharakan, perlahan tapi pasti ia mulai menaruh perhatian lebih pada Darika. Tapi karena ia tidak tegas dengan perasaannya, ia terperangkap pada asumsinya sendiri. Ia merasa bahwa Darika mencintai orang lain dan tidak sekalipun tertarik padanya. Juntharakan menjadi sangat labil di akhir cerita. Ia seolah berperang dengan batinnya sendiri. Apa mungkin karena ini kali pertamanya ia dekat dengan seorang wanita sehingga sangat kesulitan memahami Darika?

Cerita antara Juntharakan dan Darika bagi saya sangatlah manis. Keduanya seolah melengkapi satu sama lain. Ending dari novel ini juga dramatis! Saya sendiri sudah menyangka endingnya bakal konyol! Banyak sekali tokoh yang menyenangkan di sini. Saya pribadi tertarik dengan ibunya Juntharakan . Ibunya sangat terbuka dan tidak memandang orang lain dari status dan latar belakangnya. Beliau menjadi spesies langka dalam novel ini. Akan lebih menyenangkan jika bisa membaca lebih banyak kisah ayah dan ibu Juntharakan . Hehe.

Kendala yang saya alami adalah melafalkan nama tokoh. Lidah saya ketekuk-tekuk rasanya saat melafalkan tokoh-tokoh dalam novel ini. Maklum pertama kalinya saya baca thai-novel. Saya juga kurang mengerti gelar kebangsawanan Thailand dan hanya bisa membayangkannya dari footnote yang ada di novel ini. Penerjemahannya begitu halus dan sangat menyenangkan untuk dibaca. Selebihnya novel ini sempurna. 9/10 deh dari saya.
"Kita tidak bisa mengendalikan orang lain untuk berfikir atau melakukan sesuatu. Tapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri. Meskipun sangat sulit. Anggap saja bahwa semua yang memiliki awal akan menghilang setelah tinggal bersama kita" Darika_Hal 220 

Happy Reading!!



------^_^------
Saatnya giveaway!

1. Follow blog ini melalui email atau GFC hanya dengan klik Ikuti!
2. Follow akun twitter penerbit haru @penerbitharu dan saya @anaindriyani
3. Promosikan giveaway ini di twitter kalian (fb juga boleh bagi yang tidak punya twitter aku Fb saya--> Ana Indriyani) dan jangan lupa mention saya dan penerbit haru serta hastag #YouAreMyMoon
4. Jawab pertanyaan diblog ini:
"Jika teman-teman berada pada posisi jatuh cinta pada seseorang yang seharusnya tidak boleh/pantas kita cintai (misal: levelnya lebih tinggi, pacarnya teman, istri/suami teman, saudara, dll). Apa yang akan kalian lakukan? "
5. Tuli jawaban kalian dengan format
Nama:
Twitter/fb:
Link promosi:
Jawaban:

Jawaban saya tunggu sampai dengan tanggal 21 Oktober 2016 pukul 23.59 WIB. Pengumuman akan di sampaikan melalui blog ini dan twitter saya 2-3 hari setelah Giveaway ini ditutup. terimaksih!
ikuti blogtour dan giveaway lainnya di blog-blog berikut!





_Update_

Sudah diumumkan ya, pemenang GA di blog saya atas nama
Nicky Rysta Pratiwi 
@Nickyrista
selamat!
yang belum beruntung jangan berkecil hati. beberapa pasti ada yang ke mention di host lainnya! hehe
Terimaksih atas pertisipasinya! Selamat bertemu di blogtour di kesempatan lainnya!    

Rabu, 05 Oktober 2016

Sukuh: Misteri Portal Kuno Di Gunung Lawu

Percaya atau tidak percaya adalah hak masing-masing individu. Bagi saya pemahaman baru itulah yang penting. Dari ketidaktahuan saya inilah yang membuat saya mulai penasaran untuk “membaca” lebih banyak lagi tentang Nusantra, “membaca” lagi sejarah negeri ini.
AIANA_4 Oktober 2016

Judul
Sukuh: Misteri Portal Kuno Di Gunung Lawu
Penulis
Rizki Ridyasmara
Penerbit
Grasindo
Tahun Terbit
April 2016
ISBN
9786023754243 
Jumlah Halaman
349 halaman 



Sebuah portal masuk ke dimensi lain dan juga waktu (Vortex Gate) dipercaya tersimpan jauh di dalam perut Gunung Lawu—salah satu wilayah paling mistis di Pulau Jawa. Dalam salah satu frasa pembuka novel The Lost Symbol, secara tersirat Dan Brown menuliskan hal itu. Adalah fakta jika pada 1995, NASA menjejak sebuah sinar putih misterius di luar angkasa yang memancar dari daerah ini. Koordinat portal kuno jadi rebutan. Portal yang diyakini akan membuka kebohongan-kebohongan sejarah Nusantara.
Novel ini menyodorkan kejutan demi kejutan yang akan menyentak wawasan kita, hingga sejarah mau tidak mau harus ditulis ulang. Ikuti petualangan Doktor Grant di Gunung Lawu setelah petualangan pertamanya dalam menyingkap misteri simbol-simbol iblis di Jakarta.
Sukuh, dan tiga situs besar lainnya di Gunung Lawu, akanmembuka misteri sejarah para leluhur Nusantara, tempat peradaban manusia di bumi berasal. Banggalah menjadi anak- anak Nusantara!

Rabu, 31 Agustus 2016

Pantai Klayar; Yang katanya Ada Seruling Samudranya

"Jika berbicra tentang warisan alam, yang bisa saya bayangkan adalah nilainya dan nilainya warisan alam itu tidak terbeli, tidak tebaharui, karena dalam jejaknya ia memiliki sejarah penting yang menjadi saksi puluhan bahkan ratusan generasi sebelum kita."
Pantai Klayar, 14 Agustus 2016
Cukup Meninggalkan Jejak
Seperti dalam dunia dongeng anak-anak tempat ini bagi saya. Saya lebih banyak mendengar keelokan dan keindahan pantai ini dari teman dan melihatnya dari berbagai media sosial. Selebihnya hanya banyangan. Akhirnya saya nyasar juga sampai sini. Tuh kan, nggak direncanakan tiba-tiba saja saya sudah sampai di Kecamatan Donorojo, tepatnya di Desa Kalak, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dan cerita pantai ini tidak hanya menjadi dongeng pengantar tidur saya.

Minggu, 28 Agustus 2016

Pantai Banyu Tibo; Eksotisme Pantai ber-Air Terjun Part 2

"Langit siang ini begitu cerah, cahaya matahari terasa begitu hangat menerpa raga bercampur sepoinya angin dari samudra, deburan ombak tak kalah indah berjalinan dengan suara air terjun yang menyatu menjadi simfoni sempurna karya Pemilik Semesta Alam."
Pantai Banyu Tibo, 14 Agustus 2016
Air Terjun yang ada di Pantai Banyu Tibo
Saya menyasarkan diri saya sendiri, batin saya, apa karena saya memakai nama "komunitas anak nyasar" ini seolah menjadi kutukan ya? Entah kenapa, tapi pasti ada-ada saja kejadian nyasar di hampir setiap perjalanan saya.

Minggu pagi itu saya janjian jam 7 pagi untuk liburan. Saya sempat heran, tumben pagi sekali, kita kan hanya akan pergi ke Gunung Kidul? Saya lantas mempacking tas saya lengkap dengan baju cadangan apabila insting nyebur saya tiba-tiba di bangkitkan dan wussss akhirnya saya berangkat juga lewat jalan cangkringan. Ah sekarang saya seneng sekali lewat jalan ini ketika bertamasya dengan tujuan Gunung Kidul dan sekitarnya, jauh dari kemacetan hanya digantikan banyak truk yang kadang berlalu-lalang.

Sabtu, 27 Agustus 2016

Museum Kars Indonesia; Akhirnya Tanpa Sengaja Mampir Juga

 "Kekayaan Geoheritage Indonesia itu sangat luar biasa. Bagaikan pasir di pantai, tak terhitung berapa kali kita harus mensyukurinya."
Museum Karst Indonesia, 14 Agustus 2016

Gerbang Depan Museum Karst Indonesia
 Akhirnya....

Tanpa sengaja saya mampir juga di Museum Karst Indonesia, museum karst terbesar se Indonesia bahkan Asia Tenggara. Akhirnya goole maps saya bermanfaat juga karena saat saya sedang mencari rute Jogja-Pacitan saya disarankan untuk lewat Pracimantoro yang merupakan kawasan di bangunnya museum ini. Saya pun sedikit merengek minta mampir mumpung lewat sekalian. hehe...

Jumat, 12 Agustus 2016

Review Novel Terjemahan Korea; Letterbox 110 by Lee Do Woo

"Bagiku belajar cinta itu tidak akan pernah tuntas, ia adalah benih, yang akan tumbuh selamanya, mati pun ia akan kembali bertunas di benih selanjutnya" 
AI_11 Agustus 2016


Judul : Letterbox 110
Penulis : Lee Do Woo
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: Februari 2016
Jumlah Halaman : 492 halaman
ISBN: 978-602-7742-72-7

Belajar tentang cinta, Letterbox 110 ini adalah novel yang mengajarkan banyak tentang cinta. Perbedaan pandangan terhadap pemahaman cinta dan mencintai menjadi topik utama yang menaungi kedua tokoh utama. 
Jinsol yang tidak suka kerumitan dan hanya ingin hidup yang sederhana dan Geon yang memiliki masalah rumit dengan percintaannya. Mereka berdua dipertemukan dalam satu atap gedung kerjanya, membuat apa yang mereka yakini menjadi begitu abu-abu. Jinsol yang ingin menjalani cinta sederhana pun terjebak dalam kehidupan cinta Geon yang begitu rumit sehingga membuatnya berulang kali menjadi pengecut dan melarikan diri dari Geon. Geon yang awalnya tidak menyangka cinta itu akan menghampiri dirinya, justru tidak menyadari bahwa hatinya telah tercuri oleh Jinsol.

Rabu, 03 Agustus 2016

Review Tambora; Letusan Raksasa Dari Indonesia

Judul: Tambora; Letusan Raksasa Dari Indonesia
Penulis: Gillen D'Arcy Wood
Penerbit: Chance Imprint PT. Zaytuna Ufuk Abadi
Cetakan : I, Februari 2015
Jumlah Halaman : 350 halaman
ISBN: 978-602-1139-80-6

Ini adalah pertama kalinya saya mereview buku non-fiksi. Mencoba mengabadikan apa yang saya peroleh dari buku ini ke dalam catatan kecil saya ini.

Buku yang fantastis!

Jika kita adalah orang Indonesia maka kita akan melihat dari luar bagaimana dampak erupsi salah satu gunung di Indonesia ini bagi dunia. Buku ini menceritakan betapa Tambora memberikan dampak yang luar biasa terhadap dunia. Dampaknya tidak hanya dari segi fisik namun juga ke kejiwaan manusia pada tahun tanpa musim panas 1815.
Indonesia masih dijajah, budaya tulis menulis masih sangat rendah sehingga jejak tentang letusan besar di Indonesia ini sangat minim sekali. Raffles, yang kala itu berada di Hindia-Belanda pun meninggalkan sedikit sekali catatan tentang erupsi Tambora. Mengubur catatan tentang ribuan korban yang meninggal di tanah Sumbawa.