Selasa, 21 Agustus 2012

Kajian Regional Negara : Korea Selatan Kondisi Fisik dan Manusia


KONDISI FISIK Korea Selatan
Peta Korea Selatan
Korea Selatan adalah negara yang terletak di Asia Timur, tepatnya mencakup bagian selatan Semenanjung Korea pada koordinat 37 00 N, 127 30 E. Satu-satunya negara yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan adalah Negara Korea Utara dengan panjang perbatasan 238 km yang ditetapkan dengan DMZ (Garis Demarkasi Militer). Wilayah Korea Selatan sebagian besar dikelilingi perairan dan memiliki panjang garis pantai 2.413 km. Sebelah barat dibatasi oleh Laut Kuning, sebelah selatan dengan Laut Cina Timur, sementara sebelah timur berbatasan dengan perairan Laut Jepang. Luas wilayah daratan keseluruhan adalah 99.678 km².
Terkait dengan kondisi geomorfologinya, Korea Selatan memiliki bentuk topografi yang relatif kasar dengan gunung, rangkaian pegunungan dan dataran yang sempit di bagian timur. Gunung tertinggi di Korea Selatan adalah Hallasan (1.950 m) yang berada di Pulau Jeju. Terdapat 3 rangkaian pegunungan utama di Korea Selatan, yakni Taebaek, Sobaek dan Jiri. Hanya 30 % daratan Korea Selatan yang merupakan dataran rendah, karena sebagian besar wilayahnya adalah dataran tinggi dan pegunungan. Dataran rendah sebagian besar terletak di pesisir barat dan di lembah-lembah sungai utama. Dataran rendah yang terpenting adalah dataran rendah Sungai Han yang mencakup DKI Seoul, dataran rendah Pyeongtaek di pesisir barat, Lembah Sungai Geum, Lembah Sungai Nakdong, dataran Yeongsan dan Honam di barat daya. Dataran rendah di pesisir timur lebih sempit.
Sungai Han di malam hari
Dilihat dari kondisi perairan darat atau kondisi air permukaan, dari luas total Korea Selatan yang berupa perairan yaitu sekitar 2,800 km². Perairan tersebut meliputi Sungai Nakdong yang merupakan sungai terpanjang, yakni 521 km. Kemudian disusul oleh Sungai Han yang mengalir melewati Seoul panjangnya adalah 514 km. Sungai penting lainnya adalah Sungai Geum, panjangnya 401 km, Sungai Imjin dan Bukhan yang berhulu dari Korea Utara, serta Sungai Seomjin. Sungai-sungai utama di Korea Selatan mengalir dari utara ke arah selatan atau dari timur ke barat.
Korea Selatan memiliki banyak pulau-pulau kecil di lepas pantai perairannya. Pulau terbesar adalah Jeju-do, yang terletak pada bagian selatan semenanjung dengan luas 1.825 km². Pulau penting lainnya adalah Ulleung di Laut Jepang dan Ganghwa di perairan sebelah barat. Walau sebagian besar pesisirnya memiliki garis yang rata, pantai selatan dan baratnya berteluk-teluk dan mempunyai dataran berlumpur yang luas.
Korea Selatan beriklim sedang karena negara ini berada dalam kawasan curah hujan Asia Timur. Pengaruh masa udara dari dataran Asia lebih besar terhadap cuaca di Korea Selatan dibanding pengaruh dari Samudera Pasifik.
Korea Selatan memiliki empat musim yang berbeda; musim semi, panas, musim gugur dan musim dingin. Musim semi biasanya berlangsung dari akhir Maret sampai awal Mei, musim panas dari pertengahan Mei hingga awal September, musim gugur dari pertengahan September sampai awal November, dan musim dingin dari pertengahan November sampai pertengahan Maret.
Musim dingin rata-rata berlangsung 3 bulan dengan kondisi cuaca kering. Sementara musim panas singkat, namun sangat panas, basah dan lembap. Cuaca terbaik muncul pada musim semi dan musim gugur. Di DKI Seoul suhu rata-rata bulan Januari adalah −5 °C sampai −2,5 °C; di bulan Juli berkisar dari 22.5 °C sampai 25 °C. Pulau Jeju yang terletak pada bagian paling selatan, menerima iklim yang lebih hangat daripada daratan utama, berkisar dari 2,5 °C di bulan Januari dan 25 °C pada bulan Juli.
Hujan terjadi pada bulan-bulan musim panas Juni hingga September. Pantai selatan tunduk pada akhir musim panas topan yang membawa angin kencang dan hujan lebat. Curah hujan tahunan rata-rata bervariasi dari 1.370 milimeter (54 inci) di Seoul untuk 1.470 milimeter (58 inci) di Busan.

KAJIAN MANUSIA
a. Kependudukan 
Dari World Population Data Sheet tahun 2012, diketahui jumlah penduduk Korea Selatan sebanyak 48.9 juta dengan rata-rata pertumbuhan alaminya sebesar 0.4% pertahunnya. Rata-rata kelahiran di Korea Selatan mencapai 1.2 dengan persentase penduduk dibawah 15 tahun sebesar 16% dan diatas 65 tahun sebesar 11%. Dari komposisi penduduk tersebut dapat dilihat bahwa angka ketergantungan masyarakat Korea sangat sedikit mengingat negara Korea Selatan termasuk negara maju.

Penduduk Korea di dominasi oleh etnis Korea asli, mereka memanggil masyarakat  단일 민족 국가, Dan-il guk ga minjok , atau "masyarakat ras tunggal". Selain itu penduduk Korea Selatan juga terdiri warga asing yang sebagian besar dari China, disusul oleh Amerika, lalu Vietnam, Philipina, Thailand, Jepang dll. Umumnya mereka datang untuk bekerja atau menjalani pelatian indusri. 
Hampir sebagian besar rakyat Korea Selatan memilih tidak beragama atau atheisme. Buddha adalah agama yang mempunyai penganut terbesar di Korea Selatan dengan 10.7 juta penduduk. Agama lainnya yang terbesar adalah Kristen Protestan dan Katolik Roma. Gereja Kristen terbesar di Korea Selatan, Yoido Full Gospel Church berlokasi di Seoul. 
b. Ekonomi
Korea Selatan memiliki ekonomi pasar dan menempat urutan kelima belas berdasarkan PDB. Sebagai salah satu dari empat Macan Asia Timur. Korea Selatan telah mencapai rekor ekspor impor yang memukau, nilai ekspornya merupakan terbesar kedelapan di dunia (2007). Sementara, nilai impornya terbesar kesebelas. 
Kesuksesan ekonomi Korea Selatan dicapai pada akhir 1980-an ketika PDB berkembang dari rata - rata 8% per tahun (US$2,7 milyar) pada tahun 1962 menjadi US$969.9 milyar pada tahun 2007. Kemajuan ekonomi ini dikenal dengan nama Keajaiban di Sungai Han.
Pada 2005, di samping merupakan pemimpin dalam akses internet kecepatan-tinggi, semikonduktor memori, monitor layar-datar dan telepon genggam, Korea Selatan berada dalam peringkat pertama dalam pembuatan kapal, ketiga dalam produksi ban, keempat dalam serat sintetis, kelima dalam otomotif dan keenam dalam baja. Negara ini juga menempati peringkat ke tiga puluh enam dalam hal tingkat pengangguran, kesembilan belas dalam Indeks Kemudahan Berbisnis dan ketiga puluh satu dari 179 negara dalam Indeks Kebebasan Ekonomi berdasarkan data tahun 2010. 
Melihat betapa majunya Korea Selatan saat ini merupakan salah satu cermin perkembangan yang luar biasa juga melihat Korea Selatan tahun 1960an. Korea Selatan yang dianggap tidak stabil dan salah satu negara termiskin di dunia pada 1960-an, saat ini telah berubah menjadi negara industri utama dan menjadi salah satu negara termaju dalam kurang dari 40 tahun.
Sejak awal, strategi besar Korea adalah export oriented. Mereka harus mempersiapkan diri dan berjuang untuk merebut pasar dunia mengingat minimnya sumber daya yang mereka miliki. Ekonomi dibangun dengan membangun industri-industri standar negara berkembang, tekstil, sepatu, yang mudah dan ringan. Tapi pemerintah sudah sekaligus mempersiapkan segalanya, infrastruktur, sumberdaya, dan pengetahuan untuk level industri selanjutnya. Industri berat dan strategis, baja, otomotif, perkapalan. Bukan untuk dimajukan, tapi untuk mengusai dunia.
Pemerintah memberikan dukungan yang kuat untuk dunia usaha. Infrastruktur, modal yang murah, pajak rendah untuk industri unggulan, dan, sumberdaya manusia berkualitas tinggi. Birokrasi dibuat super efisien dan berkualitas tinggi. Para birokrat dididik dengan proses belajar dan disiplin kelas dunia. Hanya yang terbaik yang ada dalam birokrasi. Yang tidak efisien, langsung dipotong. Tidak ada waktu untuk birokrasi korup.
salah satu perusahaan besar di Korea Selatan
Para konglomeratnya, Hyundai, Samsung, dan LG juga adalah pejuang yang sangat nasionalis. Mereka pada dasarnya akan berjuang mati-matian menembus pasar dunia demi kemajuan bangsa Korea. Dengan, atau tanpa bantuan dari pemerintah.
Para pemimpin Korea juga punya visi yang sangat maju dalam penyerapan dan pengembangan teknologi. Inilah kunci dari semua bangsa-bangsa termaju. Tahun 1959, pemerintah Korea sudah mendirikan Korean Atomic Energy Commision. Pertengahan tahun 1960, Kementerian Sains dan Teknologi dibentuk. Lalu Korea Institute of Science and Technology yang dibentuk untuk riset industrial.
Dan setelah itu, proses pembelajaran sains dan teknologi dilakukan secara besar-besaran. Para ilmuwan asing dan segala macam teknologi terbaru dari Barat diserap habis-habisan. Riset dan penelitian digalakkan, orang-orang serta badan-badan riset yang unggul diberi dana yang sangat besar oleh pemerintah. Industri-industri dengan potensi pasar masa depan yang besar dianalisis dan dikejar sekuat tenaga, baik oleh pemerintahnya maupun swasta.
Ekspor bergerak dalam bidang semi konduktor, peralatan telekomunikasi nirkabel, kendaraan bermotor, elektronik, suku cadang, komputer, baja, kapal dan petrokimia dengan mitra ekspor utama RRC 21.5%, Amerika Serikat 10.9%, Jepang 6.6% dan Hong Kong 4.6%. Korea Selatan mengimpor plastik, elektronik dan peralatannya, minyak, baja dan bahan kimia organik dari RRC 17.7%, Jepang 14%, Amerika Serikat 8.9%, Arab Saudi 7.8%, Uni Emirat Arab 4.4% dan Australia 4.1%.
Ekonomi Korea Selatan yang maju juga di dukung oleh jarangan trasportasi yang maju. Korea Selatan memiliki jaringan transportasi teknis canggih yang terdiri dari kecepatan tinggi kereta api, jalan raya, rute bus, kapal ferry, dan rute udara yang berselang-seling negeri. Perusahaan Korea Expressway mengoperasikan jalan raya tol dan fasilitas layanan perjalanan.
Korail menyediakan layanan kereta api sering ke semua kota utama Korea Selatan. Kemudian Bandara terbesar Korea Selatan adalah Bandara Internasional Incheon, selain itu bandara internasional lainnya juga termasuk Gimpo , Busan dan Jeju. Korean Air , merupakan perusahaan penerbangan yang didirikan pada tahun 1962, melayani 21.640.000 penumpang, termasuk 12.490.000 penumpang internasional pada tahun 2008. 
c. Sosial Budaya
Dalam bidang sosial, hampir sebagaian besar penduduk Korea Selatan bergerak di bidang industri. Setelah industrialisasi tahun 1960an perubahan besar terjadi di Korea Selatan. Perpindahan perkerjaan penduduk dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang merupakan perkerjaan utama mereka terjadi secara besar-besaran. Seiring dengan industrialisasi tersebut juga muncul berbagai masalah ketenagaan kerjaan yang berkaitan dengan kesenjangan antar kelas dalam masyarakat. Akhirnya muncul berbagai perbaikan dalam bidang perudang-undangan yang mengarah pada kesejahteraan dan kesetaraan
Seiring dengan peningkatan dalam bidang ekonomi, kondisi kesehatan penduduk pun juga mengalami peningkatan secara signifikan. Akhir tahun 1960, angka harapan hidup penduduk hanya 51 tahun untuk pria dan 54 untuk wanita. Namun pada tahun 2006, peningkatan terjadi secara drastis hingga 75.5 tahun untuk pria dan 82,4 tahun untuk wanita. Dari World Population Data Sheet tahun 2012 kini usia harapan hidup pria 77 tahun dan 84 tahun untuk wanita. Hal ini menunjukkan peningkatan perhatian masyarakat yang positif terhadap kesehatan dan juga pelayan kesehatan serta obatan-obatan yang baik. 
Bila membicaran gender, sebelum tahun 1948 wanita masih mendapatkan perlakuan diskriminasi yang kehidupannya hanya sebatas lingkungan hidup. Namun, setelah berdirinya Republik Korea, kaum wanita memperoleh hak-haknya  dan meraih kesetaraan sehingga mendapatkan pendidikan yang layak, pekerjaan, dan peran serta dalam kehidupan publik. Tahun 2005 pemerintah mengapuskan sistem kepala rumah tangga yang menjadi faktor utama diskriminasi terhadap wanita dan penghapusan ini menciptkan masyarakat yang benar-benar memiliki kesetaraan gender.   
Dalam bidang pendidikan, di Korea Selatan dibagi dalam beberapa bagian seperti pada umumnya di negara lain: kelompok bermain, sekolah dasar , pendidikan menengah, dan sekolah tinggi/universitas yang dimulai dari usia 4 tahun. Teknologi pada pendidikan di Korea juga dikembangkan hingga keseluruh daratan Korea dengan membuat jaringan akses internet berkecepatan tinggi di sekolah dasar dan lanjutan. Pemerintah Korea melalui Kementerian Pendidikan juga memberikan beasiswa bagi siswa-siswi yang berasal dari luar Korea hingga mencapai 100.000 siswa per tahun
Secara historis, kebudayaan Korea dipengaruhi oleh RRC, namun Korea mampu mengembangkan identitas budaya yang unik dan berbeda. Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan aktif dalam mendorong budaya tradisional dalam bentuk modern lewat pembiayaan dan program - program edukasi.
Pengaruh topografi juga menjadi salah satu faktor bangsa Korea untung mengembangkan budayaya dengan karakter yang cinta damai namun dinamis yang telah menghasilkan budaya yang kontenplatif namun penuh semangat, optimistik namun sentimental.
Kitap dari Balok Kayu
Korea merupakan salah satu negara yang mejadi pusat budaya. UNESCO pun telah meresmikan warisan budaya dunia. Salah satunya dalah Kuil Haeinsa Janggyeongpanjeon yang merupakan tempat penyimpanan balok-balok kayu Tripitaka Koreana. Selain itu masih banyak tempat-tempat lain seperti tempat ibadah, kompleks istana, benteng, goa dsb di Korea selatan yang diresmikan sebagai warisan budaya dunia. 
Dalah hal seni tari dan musik, hingga tahun 1990an, trot dan ballad adalah musik populer yang mendominasi Korea Selatan. Namun pada tahun 1992 terjadi perubahan besar dalam dunia musik Korea Selatan yang dikenal dengan istilah K-Pop, grup ini mencampurkan elemen genre musik populer seperti rap, rock dan techno ke dalam musik mereka. Demam K-Pop kini melanda seluruh dunia dengan istilah yang lebih terkenal yaitu Hallyu. Kebudayaan yang sebelumnya berkiblat di dunia barat perlahan mulai bergeser ke arah timur dan keberadaan budaya Korea Selatan  kini seoleh-olah menjadi trendsetter baru kebudayaan dunia.
d. Politik

Korea Selatan adalah negara republik. Seperti pada negara-negara demokrasi lainnya, Korea Selatan membagi pemerintahannya dalam tiga bagian: eksekutif, yudikatif dan legislatif. Lembaga eksekutif dipegang oleh presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan dewan perwakilan. Presiden bertindak sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.

Lembaga legislatif dipegang oleh dewan perwakilan yang menjabat selama 4 tahun. Pelaksanaan sidang paripurna diadakan setiap setahun sekali atau berdasarkan permintaan presiden. Sidang ini terbuka untuk umum namun dapat berlangsung tertutup.
Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65 tahun pada saat terpilih.
Pembagian wilayah administratif Korea Selatan terdiri atas:

Kota Istimewa/Khusus
Kota Istimewa/Khusus Seoul (Seoul Teukbyeolsi; 서울특별시; --特別市)Pembagian administratif Korea Selatan.
Kota Metropolitan
Kota Metropolitan Busan (Busan Gwangyeoksi; 부산광역시; 釜山廣域市)
Kota Metropolitan Daegu (Daegu Gwangyeoksi; 대구광역시; 大邱廣域市)
Kota Metropolitan Incheon (Incheon Gwangyeoksi; 인천광역시; 仁川廣域市)
Kota Metropolitan Gwangju  (Gwangju Gwangyeoksi; 광주광역시; 光州廣域市)
Kota Metropolitan Daejeon  (Daejeon Gwangyeoksi; 대전광역시; 大田廣域市)
Kota Metropolitan  Ulsan (Ulsan Gwangyeoksi; 울산광역시; 蔚山廣域市)
Provinsi
Provinsi  Gyeonggi  (Gyeonggi-do; 경기도; 京畿道)
Provinsi  Gangwon  (Gangwon-do; 강원도; 江原道)
Provinsi  Chungcheong Utara (Chungcheongbuk-do; 충청북도; 忠淸北道)
Provinsi  Chungcheong Selatan(Chungcheongnam-do; 충청남도; 忠淸南道)
Provinsi  Jeolla  Utara (Jeollabuk-do; 전라 북도; 全羅北道)
Provinsi  Jeolla  Selatan (Jeollanam-do; 전라 남도; 全羅南道)
Provinsi  Gyeongsang Utara (Gyeongsangbuk-do; 경상 북도; 慶尙北道)
Provinsi  Gyeongsang Selatan (Gyeongsangnam-do; 경상 남도; 慶尙南道)
Provinsi Jeju (Jeju-do; 제주도; 濟州道)



KESIMPULAN
  1. Korea Selatan merupakan salah satu negara maju yang berada di Asia Timur tepatnya di Semenanjung Korea
  2. Luas wilayahnya 99.392 km2, dengan topografi kasar didominasi oleh pegunungan dan hanya 30% wilayahnya yang berupa dataran. Korea Selatan memiliki 4 pergantian musim.
  3. Penduduknya di dominasi oleh etnis asli Korea dengan jumlah penduduk mencapai 48,9 juta jiwa dan mayoritas tidak memiliki kepercayaan atau atheis.
  4. Kesejahteraan penduduk Korea sangat dijamin dengan berbagai perlindungan terhadap tenaga kerja, pelayanan kesehatan yang baik, pendidikan yang maju, dan kesetaraan gender yang dijunjung tinggi. 
  5. Kebudayaan Korea banyak yang dijadikan warisan budaya dunia oleh UNESCO dan pengaruh kebudayaan korea mulai mendunia seiring dengan adanya Korea Wave.
  6. Perekonomian Korea didominasi oleh Industrian yang maju dalam beberapa dekade terakhir. Pendapatan Bruto negara mencapai US$969,9 milyar. Produk ekspor utama adalah Semikonduktor, alat komunikasi, kendaraan, kapal, mesin dan suku cadang, dll
  7. Negara Korea merupakan negara republik yang menganut sistem demokrasi dengan masa jabatan presiden lima tahun
PREDIKSI  
Majunya Korea Selatan dengan pesat pada empat dekade terakhir ini menunjukkan bahwa semangat Korea Selatan untuk terus mengembangkan negaranya sangat tinggi. Hal ini menjadi perhatian yang luar biasa ketika negara yang 40 tahun lalu masih merupakan negara miskin kini menjadi salah satu macan Asia yang siap mengusai dunia. Negara yang minim sumber daya alam sseperti halnya Jepang menjadi negara maju yang bahkan tanpa memiliki sumber daya minyak bumi mereka bisa mengekspor minyak keluar negeri. 
Banyak negara yang mulai belajar dari Korea Selatan. Para Ahli dan pakar banyak memprediksi bahwa negara Korea Selatan pada beberapa dekade kedepan akan menjadi negara ke dua di dunia setelah Amerika Serikat yang menguasai perekonomian Internasional. Hal ini berdasarkan perkembangan Korea Selatan yang signifikan. 
Melihat kenyataan yang ada, kita dapat belajar banyak dari Korea. Negara yang merdeka tahun 1945 tersebut kini menjadi salah satu negara maju yang patut diacungi jempol karena perjuangannya. Semangat yang patut untuk di jadikan pembelajaran dalam membangun negara kita sendiri. Negara yang miskin akan sumber daya dan juga sempit bahkan tidak subur mampu menjadi negara kaya  dan disegani. Dari segala kemajuan tersebut kuncinya adalah pendidikan dan juga kedisiplinan yang selalu menjadi prioritas utama masyarakat Korea Selatan.   

DAFTAR PUSTAKA
_______.2008.Fakta-Fakta Tentang Korea.Pelayanan Kebudayaan dan Informasi Korea. Kementrian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata. Seoul Korea Selatan
Gifford, Clive.2009.Ensiklopedia Geografi Eidisi 4. PT Lentera Abadi: Jakarta 
http://en.wikipedia.org/wiki/Geografi Korea Selatan-Wikipedia, ensiklopedia bebas.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Korea Selatan-Wikipedia, ensiklopedia bebas.htm
_____.2012.Korea Selatan 1950 – 2010: Dari Negara Miskin Menjadi Negara Maju. diunduh dari http://www.duniakorea.com/?p=135 tanggal 11 Agustus 2012
_____.2011.Profil Negara: Korea Selatan. diunduh dari http://regifauzi.wordpress.com/2011/02/04/profil-negara-korea-selatan/ tanggal 11 Agustus 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar