Sabtu, 21 Mei 2016

Mandarin Novel; The Stolen Years by Ba Yue Chang An

Cover Novel
"Aku mengira semua kesialan dan kegagalan itu tidaklah selalu buruk, setidaknya ia memberimu kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya "
(AI 21 Mei 2016)



Judul : The Stolen Years
Penulis : Ba Yue Chang An
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 344 halaman
Tahun terbit: January 2016
Original Title : It Was Stolen Five Years (terjemahan mandarin)
ISBN : 9786027742666




Benarkah waktu dapat mengikis perasaan cinta? Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit dan sudah bercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akan lima tahun terakhirnya. Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang membencinya. Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan dan ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
He Man kehilangan ingatannya selama lima tahun terakhir, ia tak mengerti sama sekali ketika ia mendapati dirinya telah bercerai dengan suami yang sangat ia cintai Xie Yu. Lalu apa yang menyebabkan ia bisa menceraikan orang yang sangat ia cintai dan apa yang membuat mereka tidak mampu mempertahankan pernikahan mereka?
Begitu putus asanya He Man ketika tak seorangpun yang tahu tentang sebab musabab percerainnya. Ia pun tanpa malu pulang ke rumahnya dulu ketika masih bersama dengan Xie Yu. Xie Yu tak kalah terkejutnya ketika ia mendapati mantan istrinya itu menunggunya di rumah, dengan sifat dan penampilan yang sama seperti lima tahun yang lalu. He Man menjadi sosok istrinya, bukan He Man yang menceraikannya. Xie Yu tak bisa mempercayai sekalipun wanita itu mengatakan ia kehilangan ingatannya. Benar-benar lucu.

Tapi bukan He Man namanya kalau ia menyerah begitu saja, ia bahkan tahu kalau Xie Yu memiliki pacar, namun He Man saat ini juga sangat mencintai Xie Yu. Lalu apa yang akan terjadi antara mereka bertiga? He Man merasa tidak adil dan menganggap perceraian mereka berdua adalah karena Xie Yu. Apakah benar? Kenapa Xie Yu pun tak mau memberitahunya?
Terkadang aku berharap ingatanku tidak akan kembali selamanya. Aku takut tidak akan mencintaimu lagi saat aku kembali mengingat semuanya. Dan terkadang, sebaliknya. Aku malah berharap ingatanku bisa cepat pulih. Dengan begitu, aku tidak akan mencintaimu lagi, dan posisi kita berdua akan sama sekarang.” (hal 172)
Membaca novel ini membuat saya merasakan perasaan yang aneh, antara sesak, gemas, marah, dan juga sedih. Seolah-olah saya adalah He Man yang juga kehilangan arah, tak tau apa-apa dan hanya membaca perlahan dari lembar ke lembar. Mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya. Benar-benar novel yang aneh, mampu membuat saya yang bisanya menebak-nebak tak mampu berbuat apapun kecuali bersabar. 

Kesialan He Man tidaklah 100%, namun menurut saya adalah sebuah kesempatan kedua yang Tuhan berikan melalui hilang ingatan. Menguji cinta mereka walaupun mereka sudah bercerai. Walau saya suka dengan kekuatan cinta mereka, tapi saya merasa sedikit kasihan dengan Lily (pacar Xie Yu), ya dia seolah menjadi pelarian. Tapi ending dari Xie Yu dan Lily tidak terlalu sad atau jelek kok readers, tenang saja.

Alurnya oke-oke saja, hanya saja saya masih sulit untuk mengingat nama-nama mereka karena ini kedua kalinya saya membaca novel terjemahan mandarin. Jadi ya terlalu sibuk ngapalin nama hingga lupa sama alurnya. Haha. Berbicara ending, walau agak twist dan di luar perkiraan tapi mereka berdua memenuhi janji mereka kok guys.

So much tears in this novel TT.TT.

But as always happy reading guys !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar