Rabu, 16 Mei 2012

Renungan Sang Waktu

MELIHAT DARI SISI LAIN (2)

Waktu?
Suatu kata yang sudah tak asing dengan kehidupan kita sehari-hari...
Waktu?
Sebuah kata yang sebenarnya "spele" dan kadang "tidak" penting dalam otak kita tapi memiliki jutaan makna yang sangat luar biasa....dan saat kita tersadar akan waktu,, yang jadi pertanyaan, berapa lama waktu yang telah kita habiskan? Apakah semuanya itu sia-sia? Atau apa justru semuanya itu berarti dan bermakna?
Coba pikirkan waktu itu, sebentar saja....
Sampai tulisan ini mengalir dalam sebuah kata-kata pun, aku msih berfikir tentang waktu itu... 
Waktu yang kita miliki sangat terbatas. Kenapa? Karena ketika aku tersadar hari ini sudah hari Rabu, padahal ingatanku tentang Rabu minggu lalu masih terasa segar dan belum lama. Hal ini memang karena hari yang berjalan tanpa sepengetahuan kita apa aku terlalu membuang waktuku untuk hal yang tidak berguna?
Waktu yang kita miliki terasa sangat singkat. Ya, ketika kita berbahagia, kita merasa kebahagiaan itu hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan hidup yang kita miliki. Apakah karena waktu yang kugunakan untuk bersyukur sangatlah pelit?
Waktu sangatlah jahat. Masa-masa sakit itu membuat waktu berjalan seakan mencekik dan menarik kita dalam sudut hitam yang diliputi seluruh kehancuran. Tapi, apakah itu salah waktu? Atau waktuku untuk mencoba ikhlas yang kurang banyak?
Waktu sering datang tidak sesuai dengan harapan. Waktu yang kita miliki tidak pernah pas dan sesuai keinginan. Tanpa sengaja menempatkan kita pada posisi sulit dan tidak menyenangkan. Kembali aku berfikir, apa memang ini waktuku untuk sadar, atau waktuku untuk bersabar yang kurang?
Waktu kadang membuat kita menjauh dari orang-orang yang kita sayang. Apakah karena waktu membenci kebahagian kita atau waktu membuat waktu  kebersamaan indah pada waktumya? 
Waktu kadang seakan memojokkan kita. Lalu aku hanya bisa berfikir, apa memang waktu yang kita miliki tidak pernah tepat atau waktu aku memilih waktu itu yang kurang tepat?
Dan masih banyak waktu-waktu lain yang bisa bermunculan dan membuat hidup kita terasa berat dan tidak adil. Tapi sekali lagi, apa waktu yang membuat kita merasa seperti itu atau kita sendiri yang membuat waktu menjadi seakan-akan tidak pernah berpihak pada kita.

Pertanyaan itu jawabannya ada ada diri kita masing-masing, karena jika itu kesalahan waktu, kenapa masih ada pernyataan "Waktu yang akan menyembuhkan segalanya"???
Sungguh waktu yang kita miliki sangat berharga, karena setiap kali kita terjatuh dan terluka waktu akan menyembuhkannya. Dan selalu  "terbaik" pada setiap perbuatan itu yang melandasi niat dan perbuatan kita. Selebihnya, kembali waktu yang kan menentukan segalanya....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar