Sabtu, 15 Oktober 2016

Loveasket #3; The Final Game novel by Luna Torashyngu

"Kita semua punya mimpi, kita semua juga pernah harus kehilangan semua mimpi. Tapi semua itu tak masalah, selama kita masih mau bermimpi."
AIANA _ 14 Oktober 2016


Judul
Loveasket #3; The Final Game
Penulis
Luna Torashyngu
Penerbit
Gramedia
Tahun Terbit
2011
Jumlah Halaman
376 Halaman
ISBN
9789792277623

Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira, yang bergabung dengan klub baru yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.
Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!
Untunglah ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.
Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?


Akh....!!!!

Setelah lama dunia basket itu hilang dari kehidupan saya, saya kembali menemukan sensasi serunya pertandingan basket dari novel-novel karya Luna. Loveasket memang luar biasa bikin saya ikut megap-megap! Serasa main basket beneran!

Vira kini bergabung dengan klub basket Puspa Kartika setelah menolak bergabung dengan tim basket Jawa Barat. Ia resmi menjadi salah satu atlet, tidak lagi bermain sebagai hobi namun sebagai profesi. Mimpi Vira untuk menjadi pemain basket profesional sudah di depan mata. Setting dari novel ini adalah pertandingan Woman National Basketball League (WNBL = setara dengan NBL) musim pertama.

Vira hanya tinggal memanen buah dari kerja kerasnya saat tiba-tiba semua mimpinya hilang begitu saja. Berguguran membuat dirinya tidak lagi percaya pada dirinya sendiri. Oh, saya ikut miris saat cedera di kaki Vira kambuh.

Ah, intinya seperti itu, kalau lebih panjang takutnya spoiler! Banyak sekali tokoh yang muncul di novel ini. Semuanya dengan masalah masing-masing yang mempengaruhi kehidupan Vira maupun tim basketnya. Mereka mempunyai sudut pandang sendiri-sendiri sehingga novel ini memiliki beberapa sudut pandang dari berbagai tokoh. Di Loveasket pertama, Vira punya pacar bernama Robi. Nah di novel ini, Robi resmi walk out dari cerita dengan cara yang tidak kita duga. Dari semua teman Vira, saya diam-diam menaruh hati pada Stella. Kepribadian Stella yang cenderung kasar namun penuh kejujuran dan juga kehidupannya yang baru saja di mulai. Saya berharap di Loveasket 4, 5, atau 6 bisa mendengar cerita tentang Stella lebih banyak.

Novel ini memiliki kelemahan dan kelebihan yang sama, yaitu dalam hal pertandingan basket. Bagi yang menyukai basket minimal pernah memainkan permainan ini, alur pertandingan, istilah dan lain sebagainya yang berhubungan dengan basket akan menjadi kelebihan novel ini. Tapi sebaliknya, jika tidak mengerti benar dengan basket, maka membaca deskripsi novel ini akan melelahkan walau penjelasannya sudah sangat mudah dipahami (bagi saya). 

Selebihnya novel ini adalah karya yang tak salah menjadi salah satu koleksi saya. Ah, saya merindukan love-line antara Vira dan Kak Aji lebih banyak lagi. Hiks! Novel ini patut di baca oleh remaja-remaja di Indonesia. Bagaimana sebuah mimpi itu harus diperjuangkan, kapan kita harus belajar untuk menerima keadaan, tidak mudah menyerah, dan juga persahabatan yang begitu indah.

Selamat Membaca!

Happy Reading!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar