Rabu, 27 Februari 2013

GEOGRAFI, PENGERTIAN GEOGRAFI MENURUT AHLI

#sedikit nge-share

sumber gambar : geopolicraticus.wordpress.com
Istilah geografi pertama kali dikemukakan oleh Erastothenes, pada 276-196 SM. Kata geografi sendiri  berasal dari Bahasa Yunani yaitu gĂȘo (“Bumi”) dan graphein (“menulis”, atau “menjelaskan”).
Definisi Geografi menurut para ahli dari berbagai sumber buku dan web yang saya temukan:
Erastothenes,
-Geografi adalah penulisan tentang bumi.
Semlok (1988)
-Di Indonesia sendiri suatu definisi yang lain dari geograi adalah dari hasil semlok (seminar dan lokakarya) di Semarang tahun 1988. “Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.”
Ferdinand von Richthofen
-Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dan penduduknya, disusun menurut letaknya dan menerangkan baik tentang terdapatnya gejala-gejala dan sifat-sifat tersebut secara bersama maupun tentang hubungan timbal baliknya gejala-gejala sifat-sifat itu.
Lobeck  
-Geogari adalah  suatu studi tentang hubungan-hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya
Claudius Ptolomaeus,
-Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. 
John Mackinder
-Geografi sebagai satu kajian mengenai kaitan antara manusia dengan alam sekitarnya.
Ekblaw dan Mulkerne
-Geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati.
Strabo
-Geografi erat kaitannya dengan karakteristik tertentu mengenai suatu tempat dengan memperhatikan juga hubungan antara berbagai tempat secara keseluruhan. Geografi sejak perkembangannya,dimulai dari menceritakan tentang daerah lain, sudah lebih di khususkan lagi dan sudah adanya konsep region yaitu daerah yang sudah mempunyai cirikhas tersendiri dan adanya hubungan antardaerah (tempat).
Bintarto (1977)
-Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaanbumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secarafisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannyamelalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentinganprogram, proses, dan keberhasilan pembangunan
Preston E. James,
-Geografi berkaitan dengan sistem keruangan, ruang yang menempati permukaan bumi. Geografi selalu berkaiatan dengan hubungan timbal balik antara manusia dan habitatnya.
Menurut Ullman (1954)-Geografi adalah interaksi antar ruang
Maurice Le Lannou (1959)
-Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi
Paul Claval (1976)
-Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan
Karl Ritter,
-Geografi ialah studi tentang daerah yang berbeda-beda di permukaanbumi (Different areal) dalam keragamannya.
John Hanrath
-Geografi adalah pengetahuan yang menyelidiki persebaran gejala-gejala fisik biologis dan antropologis pada ruang di permukaan bumi, sebab akibat dan gejala menurut ukuran nilai, motif yang hasilnya dapat dibandingkan.
Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)
-Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa.
Hartshorne (1950) ,
-Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsiyang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalampandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional.
Yeates (1963),
-Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.
Alexander (1958)
-Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia. Dalam pandangan Alexander inilah mulai dibahas tentang hubungan timbal balik antara aktivitas manusia serta pengaruhnya terhadap lingkungan alam.
Von Rithoffen (1905)
-Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.
Paul Vidal de La Blace (1915)-Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini.
UNESCO (1956)
-Geografi sebagai :satu agen sintesis, satu kajian perhubungan ruang, dan sains dalam penggunaan tanah.
Alexander dan Gibson
-Geografi merupakan disiplin ilmu yang menganalisis variasi keruangan dalam artian kawasan-kawasan (regions) dan hubungannya antara variabel-variabel keruangan.
Toyne dan Newby
-Geografi selalu berurusan pertama-tama dengan lokasi, suatu aspek dalam kegiatan perekonomian manusia yang oleh limu lain cenderung diabaikan atau kurang mendapat perhatian

Sumber:
berbagi sumber web dan,
Suharyono dan Moch. Amien.1994. Pengantar Filsafat Geografi. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar