Rabu, 03 Februari 2016

Spring In London By Ilana Tan

Masa lalu akan selalu mengerjarmu bahkan jika kau berusaha melarikan diri dengan sekuat tenagamu. Tak akan pernah berakhir jika kau tak memiliki keberanian untuk menghadapinya. Dan saat itu terjadi, kita tidak bisa memilih jalan seperti apa yang akan membawamu kembali ke masa-masa itu. 


Cover Lama
Cover Baru

Judul

Spring in London (Season Series #4)
Pengarang
Ilana Tan 
Penerbit
Gramedia Pustaka Utama
Cetakan
Februari 2010
Jumlah Halaman
240 halaman
ISBN
9789792253764

Gadis itu tidak menyukainya. Kenapa?


Astaga, ia—Danny Jo—adalah orang yang baik. Sungguh! Ia selalu bersikap ramah, sopan dan menyenangkan. Lalu kenapa Naomi Ishida menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang sudah dia lakukan?

Bagaimanapun juga Danny bukan orang yang gampang menyerah. Ia akan mencoba mendekati Naomi untuk mencari tahu alasan gadis itu memusuhinya.

Tetapi ada dua hal yang tidak diperhitungkan Danny. Yang pertama adalah kemungkinan ia akan jatuh cinta pada Naomi Ishida yang dingin, misterius, dan penuh rahasia itu. Dan yang kedua adalah kemungkinan ia akan menguak rahasia gelap yang bisa menghancurkan mereka berdua dan orang-orang yang mereka sayangi.
Spring In London, adalah novel ketiga yang ku baca dari tetralogi empat musim milik Ilana Tan. Kali ini saya berkenalan dengan Danny Jo, sahabat Jung Tae Woo (tokoh utama di novel Summer In Seoul). Lalu seperti apa Danny Jo? Dia adalah laki-laki tampan, baik dan menawan, ah tentu saja bukan? Dia seorang model terkenal di Korea. Sudah pasti semua orang yang bertemu dengannya akan tertawan oleh senyumnya. Semuanya?

Naomi Ishida, model yang Danny temui di London tidak begitu, ia benar-benar berusaha menghindari berhubungan dengan laki-laki itu? Perasaan apa yang terlihat dari sorot matanya? Takut? Bagaimana bisa seseorang takut pada Danny? Danny juga tak mengerti. Rasa penasarannya akhirnya membuatnya ingin berteman dengan gadis itu.

Hubungan mereka jauh lebih baik saat Danny berhasil menarik perhatian gadis itu. Naomi juga merasa lebih baik ketika ia melihat kesungguhan di mata Danny. Hubungan mereka melangkah pelan namun pasti. Danny masih melihat Naomi menjaga jarak dengannya walaupun mereka sudah kenal cukup lama.

Sampai akhirnya masa lalu itu membuat segalanya menjadi berkabut. Danny menyadari bahwa ketakutan Naomi pada laki-laki ada hubungannya dengan kematian kakaknya tiga tahun lalu. Lalu apakah Danny berhasil menyakinkan gadis itu dan mampukah Naomi mempercayai Danny?

Uh, banyak sekali pertanyaan yang aku ajukan di review milik saya kali ini kan? Ya, tentu saja, ini novel romance yang juga bergenre Hate Love Relationship yang saya baca. Tentunya dengan sedikit tebakan saja sudah tau bagaimana cerita ini akan berakhir. Hohoho. Genre Hate Love Relationship tidak pernah membuat saya bosan. Tapi karena ini dari pengarang yang sama (bayangkan tiga novel yang saya baca berasal dari pengarang yang sama) maka saya bisa membaca iklim novel ini. Entah kenapa rasanya jadi monoton? Bosan? Jadi kesannya mirip. Ya walau saya berkata demikian bukan berarti saya tidak suka lo dengan novel ini. 

Saya tetep jatuh cinta pada Danny Jo, oh dia gentlemen sekali lo para ladies... sikapnya sangaat sopan dan juga tenang. Di novel ini saya bisa merasakan bahwa sikap Danny terhadap wanita sangat menghargainya. Wow maksudnya apa itu? Kontak fisik dengan Naomi bisa di bilang dapat dihitung dengan jari. Ia memahami bahwa Naomi memiliki ketakutan pada laki-laki sehingga Danny selalu berfikir dua kali untuk menyentuhnya. Duh, romantis sekali. . . jarang lelaki yang seperti itu kali ya? Haha, lagi-lagi saya membayangkan kalau mereka, kaum adam dalam novel adalah nyata! 

Memang yang disayangkan adalah sikap Naomi Ishida yang sedikit plinplan. Ia tak menyangka akan bertemu dengan Danny Jo namun ia juga tak bisa memilih jalan seperti apa yang akan mengingatkannya pada masalalu yang menyakitkan itu. Ia juga tak bisa mengelak bahwa seseorang yang membawanya menemui masalalunya adalah orang yang mampu merubah dirinya setidaknya untuk beberapa bulan terakhir.

Such as before, novel ini cukup worth di baca untuk semua kalangan. Ceritanya ringan, love relationshipnya sehat dan sopan, kisah cintanya manis dan mendalam, dan pokoknya good choice. Hanya saja saya menyarankan untuk tidak membaca novel Ilana Tan secara maraton seperti saya sehingga kalian tidak bosan dengan pembawaan dan ciri khas Ilana Tan.

4 of 5!

Happy Reading!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar