Rabu, 03 Februari 2016

Review Novel He Was Cool by Guiyeoni ; Dan Preman Sekolah itu Adalah Kekasihku

Judul
He Was Cool
Penulis
Guiyeoni
Penerbit
Nourabooks
Jumlah Halaman
436 halaman
Tahun terbit
2013 
ISBN
9786029498707

Ji Eun-seong. Pemimpin anak-anak nakal dari Sekolah Kejuruan. Wajahnya yang penuh percaya diri, sikapnya yang sombong, dan hobinya memukul orang, benar-benar membuatku tidak ingin berhubungan dengannya. Tapi, gara-gara aku melompati tembok sekolah tanpa lihat situasi sehingga jatuh tepat di atasnya, kini aku harus menerima nasib sialku—jadi pacar Ji Eun-seong. -_-^
Aku pun terikat perjanjian yang menyiksa. Aku harus selalu meneleponnya dan harus selalu mau diajak main. Bahkan, aku tidak boleh bertemu teman masa kecilku, Jeong-min.
Kurasa Ji Eun-seong sialan itu benar-benar sudah jatuh cinta padaku. Kita lihat saja nanti, akan kubuat dia bertekuk lutut. Apa? Kalian pikir aku tidak bisa melakukannya? Baiklah, ayo taruhan, aku yakin aku pasti bisa, dan aku akan menceritakannya dalam buku ini.
Sepertinya takdir tidak berpihak pada Ye Won. Di hidupnya yang baru berusia 18 tahun ia sudah mengalami kesialan. Ia harus berpacaran dengan preman Sekolah Kejuruan. Entah alasan sebesar apa yang membuat Eun Seong memaksanya menjadi kekasihnya, tapi detik itu juga Ye Won sudah resmi menjadi kekasihnya. Bagaimana mau menolak jika yang mengajakmu pacaran itu juga orang yang bisa membunuhmu? Tapi ternyata kemalangan Ye Won tidak berhenti sampai di sana. Ia harus menghadapi segerombolan wanita yang tidak menyukainya. Kenapa? Tentu saja karena dia berpacaran dengan Eun Seong. 

Ye Won tak menyangka sifat Eun Seong yang suka seenaknya dan menyebalkan itu membuatnya terlena dan jatuh cinta. Ye Won telah memutuskan untuk menyatakannya! Tapi apa ini? Perlahan lahan fakta tentang Eun Seong terungkap, banyak sekali yang Ye Won tidak tahu tentang lelaki itu. Ada apa dengan keluarga Eun Seong? Kenapa dia tidak mau di sentuh orang? Apa hubungan Eun Seong dengan Hyo Bin? Kenapa kakaknya mengenal Eun Seong? Ye Won benar-benar tidak tahu! Dan belum lagi teman-temannya yang membuat Ye Won tambah senewen dibuatnya.

He Was Cool terdiri dari dua seri, yang ini yang pertama. Menceritakan awal cerita pertemuan Ye Won dan Eun Seong sampai dengan mereka bisa jadian. Kesan awal cerita ini adalah shock. Kenapa? Karena waktu lihat (visual) dari tulisan ceritanya ini banyak emoticonnya. Apa tuh maksudnya? Jadi disetiap kata yang di ucapkan oleh tokoh selalu diikuti oleh emoticon yang menggambarkan ekspresinya seperti (T^T) ; (=_-^) ; (^-^) ; (O_O) ; (=_=) dan masih banyak yang lainnya sehingga (bagi saya) justru menganggu pemandangan. Saya merasa tidak terlalu nyaman. Andai saja itu ditiadakan mungkin novel ini tidak setebal ini. Klimaks dari cerita juga terasa hambar, atau memang belum ada klimaksnya? Novel ini sebenarnya memiliki kisah yang riang dan sederhana namun pengemasnnya terlihat bahwa novel ini “berat” untuk dibaca alias butuh pemikiran ekstra. Sedikit disayangkan sih.

Untuk golongan novel remaja, novel ini kurang oke sih. Terlalu banyak kekerasan dan Eun Seong terlalu bertangan ringan, mungkin dalam hal ini konotasinya memuku tanpa berniat menyakiti (?) kali ya? Selain itu budaya sekolah yang suka tawuran dan senioritas juga digambarkan jelas di sini. Apa mungkin mau menujukkan bahwa ini kehidupan bad boy school dengan berbagai kerumitan hidupnya kali ya? Semua perilaku beralasan? Entahlah... saya hanya merasa bahwa Eun Seong ini kedepannya mengungkapkan kepedihan hidup yang luar biasa. Hiks.... (Sejujurnya aku juga tertarik dengan bad boy , haha!)

Oke lupakan ketertarikan saya, lalu nilainya berapa? Bagi saya novel ini bernilai 3 dari 5, belum ada yang istimewa, mungkin di lanjutannya He Was Cool 2 ? hehe

Thats All

Happy Reading!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar