Minggu, 19 Januari 2014

My best of HARU: 3 Years of Your Love

Selamat Ulang Tahun!
Happy birthday!
생일축하해요!

Akhirnya perjuangan Haru dalam menerbitkan buku sudah mencapai angka 3! Selamat dan terimakasih karena memberikan warna dalam kehidupan banyak orang melalui buku-buku terbitannya.
Koleksi yang aku miliki sampai saat ini ada enam novel dan keenam-enamnya di dominasi oleh K-Iyagi, meliputi:
1. Cheeky Romance by Kim Eun Jeong
2. Always With Me by Hyun Go Wun
3. 4 Ways to Get a Wife by Hyun Go Wun
4. After D-100 by Park Mi Youn
5. My Name is Kim Sam Soon by Ji Su Hyun
6. Bi by Fei
Ke enam buku itu yang aku miliki, tapi aku juga sudah membaca buku-buku lain seperti My boy Friends Wedding Dress dan So I Married the Anti Fan milik Kim Eun Jeong dan juga Paper Romance milik Lia Indra A. Aku lebih banyak memilih mengoleksi buku-buku K-Iyagi karena terpanguruh juga dengan budaya K-Drama. Hehehe... Oke cukup curhatnya, dari berbagai buku yang sudah aku baca aku memilih tiga buku terbaik, yaitu:

1. Cheeky Romance by Kim Eun Jeong
Aku menyukai cerita-cerita novel milik Kim Eun Jeong terlebih lagi Cheeky romance ini. Ceritanya ringan dan memberikan banyak senyum karena termasuk komedi romantis. Jarang lo novel yang bisa membuat pembacanya tertawa terbahak-bahak, hehehe, kecuali kalau memang tipenya khusus komedi. Banyak adegan-adegan kocak di sini akan tetapi novel ini juga memberikan sisi dramatis dari berbagai fakta kehidupan yang mungkin saja berbeda 180 derajat dari apa yang terlihat di permukaan. Tokoh-tokohnya memiliki karakter individu yang kuat serta kisah masing-masing hingga akhirnya dipertemukan bersama. Penerjemahan dari bahasa Korea yang memiliki struktur pola kalimat yang berbeda jauh dari bahasa Indonesia pun terlihat sempurna. Salut deh buat penerjemahnya yang bisa mengubahnya menjadi bacaan orang Indonesia tanpa mengubah nuasa Korea di dalamnya. 

2. My Boyfriends Wedding Dress by Kim Eun Jeong
Novel My Boyfriends Wedding Dress ini akan selalu aku jadikan daftar list buku terbaik karena kenangannya. Novel ini adalah novel Korea pertama yang aku baca, novel Haru pertama yang aku baca atas saran seorang teman yang sudah merantau jauh.  Selain kenangannya, tidak dapat aku pungkiri juga, aku menjadi penggemar Kim Eun Jeong. Cerita-cerita dan tokoh-tokoh yang dibuatnya selalu memberikan kesan yang kuat serta memberikan banyak inspirasi. Semoga deh, Haru mau nerbitin lagi karya-karya dari Kim Eun Jeong. Hehehe… ^^ 








3.Always With Me by Hyun Go Wun
Always with Me adalah novel yang terakhir kali aku baca. Wah, novel ini seolah memberikan pukulan yang besar atas segala pemahaman yang aku peroleh dari aku kecil sampai besar saat ini. Aku bahkan membutuhkan waktu untuk mengingat kisah-kisah kartun fiksi terkenal itu dan berpikir, “Ah… benar juga… kenapa aku tidak berpikir sampai sejauh itu dan menerimanya mentah-mentah?”
Novel ini memberikan pemahaman bahwa kita tidak boleh naif dalam hidup ini dan menerima apa saja secara mentah-mentah. Harus dipikirkan matang-matang serta tidak boleh gegabah dalam mengambil makna dari setiap pelajaran hidup. Kembali salut deh sama penerbit haru yang menghadirkan cerita-cerita yang begitu menginspirasi, dengan listrusi yang cantik di setiap novelnya hingga novel-novel haru selalu memberikan kesan yang berbeda.

Buku/novel yang udah diterbitin Haru tentunya melalui banyak pertimbangan yang panjang, baik itu terjemahan atau karya anak negeri. Untuk itu nggak terasa sudah tiga tahun Haru menjadi penerbit yang mendapat banyak cinta dari pembaca ^^. Dari semua buku yang aku baca, memberikan kesan masing-masing yang berbeda. Karya yang diterbitkan Haru selalu menarik, entah dari covernya yang selalu memberikan pesan “take me home” setiap kali orang melihatnya, sederhana dengan kesan yang kuat.  Kemudian akhir-akhir ini ada tambahan beberapa lembar yang berbeda di lembar pertama dari novel, aku awalnya bertanya-tanya apa sih makudnya? Pink untuk After D-100 dan kuning untuk Explicit Love Story. Apa karena kedua novel ini novel dewasa? Apapun maksud dari pembuatnnya tapi aku suka, novel jadi lebih hidup dan memberikan rasa penasaran. Selanjutnya untuk ilustrasi di dalam novel, bagus sekali, akan lebih baik bila setiap bab memiliki ilustrasi yang berbeda hingga mewakili perasaan tokoh pada bab itu, saran sih, tapi aku juga nggak tau masalah isi itu milik hak cipta siapa. Loh kok jadi ngelantur… maaf ya Haru. Pokoknya Haru the best-lah, adapun sedikit atau banyak kekurangan itu wajar kok. Haru harus terus mempertahankan atau bahkan menambah lagi karya-karya terbaiknya.

Semoga dengan tambahnya umur Haru ini, Haru tambah semangat buat mengisi cerita-cerita fiksi di Indonesia. Menerbitkan berbagai novel yang banyak menginsirasi pembacanya, hingga kami (pembaca) tidak hanya mendapatkan hiburan tapi juga inspirasi bahkan motivasi. Tetep setia dengan genre Asianya, biar Haru tetep berbeda dari yang lainnya, hehehe. Biar bagaimanapun Haru adalah gerbang yang menghubungkan antara Indonesia dengan dunia sastra Asia Timur, jadi Haru punya tempat tersendiri di rak buku kami, hehehe. Kemudian aku lagi-lagi bahas ini, Genre Haru yang jelas dong di novelnya, ini saranku sih. Nggak ada salahnya memberikan tambahan tulisan Dewasa, Remaja-Dewasa, Remaja, atau Semua Umur agar pembaca lebih bisa mem-filter apa yang cocok untuk umur mereka. Biar orang tua juga tahu apa yang dibaca anak-anaknya hanya dengan melihat cover.  Aku berharap kedepannya buku-buku Haru selalu unik dan lebih banyak lagi novel yang penuh warna seperti Cheeky Romance. 

Harapan selanjutnya, Haru tetep jadi dermawan yang  aktif buka kuis atau give away buat kami deh, jadi biar tambah yang mengidap harusyndrom-nya. Kuis atau even-even yang Haru buat benar-benar membantu kami (pembaca) untuk lebih mencintai Haru sekaligus membuat kami banyak belajar untuk menulis seperti saat ini. Akan lebih baik jika Haru punya waktu lebih untuk memberikan feed back pada hasil tulisan pemenang agar lebih memotivasi dan memberikan banyak pelajaran untuk yang lain bagaimana menulis yang baik, hehehe ^^.   Oh iya ini juga berarti Haru nggak boleh absen dari jejaringan sosial manapun baik facebook, twitter, IG, blog, ataupun web biar kita terus berkeluarga bukan? Karena dari jejaringan itulah Haru membentuk keluarga virtual yang sungguh sangat besar menghubungkan dunia nyata kami (maaf menghayal). Placebo untuk Harusyndromnya jangan mahal-mahal dong Haru TT.TT, kami masih anak pertanggungjawaban orang tua nih #memohon.

Akhirnya sampai diakhir tulisanku, semoga berkenan serta memberikan manfaat, jika banyak yang tidak berkenan tentunya aku meminta maaf. Semoga Haru tambah sukses. God will bless You!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar