Kamis, 21 Januari 2016

Review Novell Winter In Tokyo by Ilana Tan

Kadang sesuatu yang berharga itu justru ada di sekitar kita, dan benar, kita tak pernah menyadarinya sampai kita benar-benar kehilangannya.
Cover Lama



Judul
Winter in Tokyo (Season Series #3)
Pengarang
Ilana Tan
Penerbit
Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman
313 halaman
Cetakan
Cetakan ke enambelas Desember 2011 
ISBN
9789792239836


Tetangga baruku, Nishimura Kazuto, datang ke Tokyo untuk mencari suasana baru. Itulah katanya, tapi menurutku alasannya lebih dari itu. Dia orang yang baik, menyenangkan, dan bisa diandalkan. Perlahan-lahan---mungkin sejak malam Natal itu---aku mulai memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan sejak itu pula rasanya sulit membayangkan hidup tanpa dia.

---Keiko tentang Kazuto
Sejak awal aku sudah merasa ada sesuatu yang menari dari Ishida Keiko. Segalanya terasa menyenangkan bila dia ada. Segalanya terasa baik bila dia ada. Saat ini di dalam hatinya masih ada seseorang yang ditunggunya. Cinta pertamanya. Kuharap dia bisa berhenti memikirkan orang itu dan mulai melihatku. Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup.
---Kazuto tentang Keiko
Mereka pertama kali bertemu di awal musim dingin di Tokyo. Selama sebulan bersama, perasaan baru pun mulai terbentuk. Lalu segalanya berubah ketika suatu hari salah seorang dari mereka terbangun dan sama sekali tidak mengingat semua yang terjadi selama sebulan terakhir, termasuk orang yang tadinya sudah menjadi bagian penting dalam hidupnya...


“Orang yang membutuhkan perubahan suasana biasanya ingin melupakan sesuatu.” Hal 63

Keiko mengatakan hal tersebut pada Kazuto, tetangga barunya yang baru saja pindah dari New York ke Tokyo. Kazuto hanya terdiam karena Keiko benar. Kazuto memutuskan pindah ke Tokyo setelah orang yang ia sukai memutuskan menikah dengan sahabat dekatnya. Kazuto ingin melupakan Yuri dan memulai kehidupan barunya di Tokyo. Ia lalu pindah di sebuah apartemen kecil dan bertemu dengan tetangga-tetangga barunya , termasuk Keiko. Gadis yang mengubah hidupnya.

Keiko merasa Kazuto adalah lelaki yang begitu menyenangkan, ia sudah merasa nyaman berada disamping Kazuto walau Kazuto baru beberapa minggu tinggal di sana. Lalu apa Keiko mencintainya? Keiko juga meragukannya apalagi ketika ia bertemu dengan cinta pertamanya, Akira. Keiko selalu kebingungan dengan perasaanya sendiri. Siapakah yang dia cintai? Kazuto yang selalu ada di sisinya atau Akira yang selama tigabelas tahun ini menjadi cinta pertamanya?

Hubungan Kazuto dan Keiko menjadi manis dan perasaan-perasaan itu mulai terlihat jelas. Mereka menghabiskan malam natal bersama yang membuat Keiko melihat Kazuto untuk pertama kalinya. Tapi Keiko tak menyangka bahwa Natal itu adalah kebahagiaan terakhir yang di dapatkannya karena Kazuto tiba-tiba dan menghilang. Keiko panik, dan saat ia berhasil bertemu dengannya, Kazuto kehilangan ingatannya selama satu bulan terakhir. Apa yang harus dia lakukan? Lalu wanita itu mucul, Yuri datang dari New York dan berkata bahwa pernikahannya batal. 

Ah pelik sekali ya hidup Keiko, Keiko adalah saudara kembar dari Naomi (Spring in London). Sepertinya saya baca salah baca urutannya sehingga ordernya agak kacau. Haha. Ya Keiko adalah saudara kembar Naomi. Karena kembar, banyak orang yang salah mengira dirinya adalah Naomi dan itu membuat hidupnya dipenuhi masalah. Tentu saja karena pengemar-pengemar Naomi. Hal ini membuat kepribadian Keiko yang sebeneranya periang dan ceria menjadi dramatis dan ngentur pada hal-hal buruk. Hal ini membuat Keiko menjadi orang yang gampang panik. Berbeda dengan Kazuto, layaknya lelaki impian, dia sangat kalem, sopan, gentelment, lembut dan perhatian terhadap wanita. Duh wanita mana yang tidak langsung jatuh cinta padanya. Saya pun nggak nolak tentunya. Haha. Saya berfikir laki-laki dalam semua novel Ilana Tan layaknya prince charming, atau memang semua cowok khayalan begitu ya? Hihi.

Winter in Tokyo ini sedikit berbeda dari novel sebelum-sebelumnya. Ini bukan Hate Love relationship tentunya. Awal pertemuan mereka manis dan mereka berdampingan satu sama lain. Tidak seperti kucing dan anjing. Kisah cinta mereka juga romantis, manis, dan lagi-lagi keunggulannya adalah sopan. Sehingga recomended buat semua umur! 

4 tumbs from 5 !

P.S: Cover Baru
Cover Baru

Happy Reading!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar