Senin, 18 Januari 2016

Review Novel Early by Syafrina Siregar; Berlarilah, Tapi Ada Saatnya Kita Berhenti...



Judul
Early
Pengarang
Syafrina Siregar
Penerbit 
PT. Gramedia Pustaka Utama
Terbit
Cetakan Pertama Juli 2013
Jumlah Halaman
200
ISBN
9789792296

Lari dari masa lalu memang melelahkan. Apalagi buat Early yang nekat melarikan diri ke sebuah kota yang sama sekali tak dikenalnya. Bergantung pada Marco, lelaki tampan yang baru dikenalnya, justru membawanya ke dunia yang jauh lebih indah. Early sangat menikmati hidupnya. Tapi tiba-tiba pekerjaaan mengharuskannya kembali ke kota tempat masa lalu menghantuinya.
Ternyata masa lalu memang masih mengejarnya. Manto, yang berusaha dienyahkannya dari mimpi buruknya, sudah menyiapkan rencana jahat untuk Early. Sementara ibunya sendiri sama sekali tak mampu melindunginya.
Sementara Mitha, yang pernah sangat baik dan banyak membantu Early, sedang jatuh cinta.
Bagaimana kelanjutan hubungan Early dengan Marco? Siapa yang dicintai Mitha? Apakah Early bisa berdamai dengan masa lalunya dan menerima Asnia kembali dalam hidupnya? Bagaimana Early melindungi dirinya dari Manto?
Ternyata akan lebih mudah jika masa lalu dihadapi dan diterima… bagi seorang Early sekalipun.
Lari dari masalah adalah cara terakhir yang dapat kita lakukan untuk menghindari masalah. Lalu apakah masalah itu akan berakhir ketika kita berlari? Tidak, kita hanya mengulur waktu untuk menyelesaikannya karena suatu saat masalah itu pasti kembali mengerjar kita.

Itulah yang dialami oleh Early. Setelah bertahun-tahun dia melarikan diri dari masa lalunya yang buruk ia terpaksa menghadapi masalah itu kembali. Ia berhasil kabur dari rumah terkutuk di Medan, namun setelah tujuh tahun, tuntutan pekerjaan akhirnya membawanya kembali ke Medan. Dan oh tidak, baru hari pertama dia menginjakkan kaki di Medan, masalah itu seolah dengan sendirinya menghampirinya.

Apakah dengan status Early yang sekarang dia akan baik-baik saja dan bisa menghadapinya atau justru sebaliknya?

Yang bisa kita refleksikan adalah satu hal. Apakah dengan lari dari masalah, masalah itu akan selesai dengan sendirinya? Tentu saja tidak, masalah selalu ada tanpa kita kira, tanpa kita, tanpa memandang siapa dan apa kita di masa lalu, masa sekarang atau pun masa depan, karena selama kita masih hidup yang kita hadapi adalah masalah. 

Novel Early ini adalah bacaan sekali duduk, bagi saya sangat singkat dan selingan yang lumayan. Tidak banyak halaman yang harus di baca. Haha. Ceritanya sederhana dan mudah dicerna. Yang menjadi ketidaknyamanan pada novel ini adalah pengulangan beberapa detail yang bagi saya membosankan. Atau saya memang bukan tipe pembaca narasi yang suka pada detail-detail tertentu ya? Soalnya saya juga pernah berkomentar tentang detail yang bagi saya tidak perlu dan justru bertele-tele. Hehe.. peace!

Ah dan yang saya sukai adalah tokoh Mitha! Mitha sangat diluar dugaan saya! Kehidupan Early memang pelik dan tidak terduga bangetlah pokoknya. 

Tapi yang menarik dari novel ini saya pikir adalah satu hal, “dibalik semua kemalangan dalam hidup ini pasti ada hal baik yang patut disyukuri” dan kemalangan Early membuahkan sebuah hal yang lebih indah, yaitu Marco. Haha, duh jangan tanya deh siapa Marco. Marco pokoknya pangeran berkuda hitam dalam novel ini. Ups...

Oke , tidak ada batasan umur untuk novel ini, tapi paling nggak setengah dewasa ke atas deh, soalnya dia membahas tentang dunia mucikari dan prostitusi. Oke sekian 3 thumps from 5! 


Happy Reading!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar