Jumat, 06 Maret 2015

Novel Mandarin; Dandelion Wish by Xin Zhi

A Dandelion Wish


Genre:drama, romance
Kategori:fiksi, novel dewasa muda, novel terjemahan Taiwan

Penulis:Xi Zhi
ISBN:9786027742345
Ukuran:14x20 cm
Tebal:346 halaman
Harga:Rp. 58.000
Terbit:Mei 2014




Berlatar belakang di Taiwan, novel berjudul Dandelion Wish ini menceritakan tentang seorang dokter muda berbakat bernama Bai Qian Xun dan seorang lelaki bernama Cheng Feng yang ia pungut di tengah hujan badai. Dokter yang bertangan dingin layaknya mesin bedah tanpa perasaan itu jatuh cinta pada seorang yang tak jelas asal usulnya. Namun bagi Dokter Bai Qian Xun, pendidikan, latar belakang keluarga, ketenaran dan kekayaan tidaklah penting mengingat Cheng dapat memberikan perasaan aman. Dengan lelaki itu, Bai Qian Xun seolah menemukan “rumah” yang selama ini ia cari.
Cheng Feng adalah lelaki tampan, lembut, dan kemampuan untuk mengurus pekerjaan rumah tangga yang hebat. Dengan Cheng Feng di sisinya, Dokter Bai merasa ia bukan menjadi dirinya sendiri. Aura dingin dan sifatnya yang tidak banyak berbicara itu berubah menjadi wanita manja, kekanak-kanakan dan selalu menceritakan apapun pada Cheng Feng. Apapun ia sanggup korbankan hanya untuk membuat Cheng Feng tetap di sampingnya.


“Bunga dandelion membawa permohonan kita dan juga permohonannya sendiri terbang melayang. Semakin tinggi dan semakin jauh dia terbang, semakin besar pula peluang permohonan itu terkabul” ucap Cheng Feng pada Bai Qian Xun. Awalnya Bai Qian Xun bersikeras untuk tidak percaya, namun ia justru berkali-kali memohon pada bunga tersebut.


“Semoga Cheng Feng akan tetap berada di sisiku selamanya...” 


Tapi, kisah manis ini mulai titik dimana Dokter Bai tidak memiliki pilihan lain selain berhenti. Cheng Feng yang tak pernah mengungkapkan jati dirinya mulai mengingat semuanya. Mengingat? Ya, Cheng Feng tidak pernah menceritakan dirinya sendiri bukan karena dia tidak mau menceritakannya, tapi karena ia juga tidak tau siapa dia sebenarnya. Cheng Feng mengalami amnesia.


Lalu apakah yang akan terjadi saat Cheng Feng kembali menemukan jati dirinya?


Apa ia akan meninggalkan Bai Qian Xun dan kembali ke dirinya yang dulu?


Cerita yang membuatku sesak. Entah kenapa aku seperti menjadi Bai Qian Xun, ia yang sebenarnya lemah itu memiliki ego dan pertahanan yang tinggi. Sekuat tenaga ia menahan perasaannya sampai aku sendiri ikut sesak kalau menjadi di posisinya. Benar-benar wanita yang tangguh. Ia adalah sosok wanita yang benar-benar berdidikasi dengan pekerjaan dan prinsipnya. Wanita tegar dan mampu melihat di sisi yang positif namun begitu kesepian.


Novel ini adalah novel terjemahan dari bahasa mandarin yang pertama kali aku baca. Ceritanya bagus dan recomenden untuk (ehem) 21 tahun ke atas. Taulah ya kenapa aku merekomendasikannya begitu? Genre yang tertera di novel juga novel dewasa, jadi sudah sepantasannya kalau yang baca orang dewasa. Untuk kekurangannya, aku merasa ejaan dan kalimat yang digunakan beberapa masih kurang dimengerti. Tidak seperti K-Iyagi yang bahasanya sudah luwes, kalau ini masih kaku dan jujur saja, aku susah untuk mengingat-ingat nama dan pelafalannya. Haha. Rumit. Beberapa ada yang ketikannya salah lo. Hehe. 


But over all its a good story and good book! Aku akan menutupnya dengan ucapan Cheng Feng yang paling aku sukai;

“Jangan terlalu merasa hebat, jangan merasa bahwa dirimu mahakuasa. Terkadang kau perlu bersantai, sesekali merasa bahwa dirimu tidaklah begitu pintar. Hal itu akan membantumu untuk tumbuh lebih bijaksana.”

Keren kan?


Ok! Happy Reading!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar